Ditinggal Ngungsi, Rumah Warga yang Kebanjiran Rawan Disatroni Maling

Patroli pascabanjir dilakukan untuk memgantisipasi tindakan pencurian terhadap harta benda warga yang sampai sekarang ditinggal mengungsi.

Ditinggal Ngungsi, Rumah Warga yang Kebanjiran Rawan Disatroni Maling
SURYA/SUTONO
Anggota Polisi dan TNI saat berpatroli mengecek rumah warga pascabanjir, di Wilayah Mojoagung, Jombang, Minggu (26/2/2017). 

Laporan Kontributor Surya, Sutono

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pascabanjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Mojoagung, Jombang, anggota Polsek setempat melakukan patroli di daerah terdampak luapan Sungai Gunting, Minggu (26/2/207).

Panit Lalulintas Polsek Mojoagung, Iptu Trisulohadi mengatakan, patroli dilakukan di Desa Kademangan dan Desa Karobelah untuk memgantisipasi tindakan pencurian terhadap harta benda warga yang sampai sekarang masih mengungsi di kantor desa akibat banjir.

"Jangan sampai situasi ini dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab dengan mencuri harta benda korban banjir," ujarnya, disela-sela patroli di Desa Karobelah, kepada TribunJatim.com, Minggu (26/2/2017).

Selain menjaga harta warga, patroli juga untuk mengecek langsung kondisi permukiman warga dan melaporkannya kepada pimpinan Polres jombang.

"Tadi sudah kami data beberapa rumah yang jaraknya kurang dari satu meter dari bibir sungai dan mulai ada retakan tanah. Kondisinya membahayakan, kami akan laporkan kepada pimpinan untuk segera diambil langkah koordinasi dengan instansi terkait," imbuhnya.

Masih menurut Trisula, patroli juga wujud kepedulian anggota polisi terhadap mereka yang terdampak banjir. Polri siap membantu warga masyarakat yang membutuhkan.

"Jika ada pencurian ataupun tindak pidana lainnya, segera laporkan kepada kami maka akan segera kami tindaklanjuti," tegasnya.

Diberitkan sebelumnya, banjir kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Mojoagung, Jombang, Sabtu (25/2/2017).

Banjir dipicu meluapnya Sungai Catakbanteng, Sungai Gunting dan Sungai Pancir akibat hujan semalam di hulu sungai, yakni di Kecamatan Wonosalam.

Beberapa desa yang terendam banjir, antara lain Desa Kademangan, Betek, Mancilan, Dukumojo, Karobelah dan Desa Mojotrisno.

Banjir masuk ke permukiman dengan ketinggian air 30 sentimeter hingga 200 sentimeter. Terparah di Desa Kademangan dan Desa Karobelah.

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved