Cetak Stiker Berlogo Palu dan Arit, Pelajar ini Diamankan di Kodim Bangkalan

Pelajar kelas I dari sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial IFK, warga Letnan Singosastro diamankan anggota Kodim 0829 Bangkalan dari sebua

Cetak Stiker Berlogo Palu dan Arit, Pelajar ini Diamankan di Kodim Bangkalan
TribunJatim/Ahmad Faisol
IFK diperiksa di Ruang Intelkam Kodim 0829 Bangkalan beserta barang bukti berupa kertas stiker berukuran A3 dengan tiga logo palu dan arit, Selasa (28/2/2017) 

Laporan Kontributor Surya, Ahmad faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Pelajar kelas I dari sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berinisial IFK, warga Letnan Singosastro diamankan anggota Kodim 0829 Bangkalan dari sebuah percetakan di Jalan KH Moh Toha, Selasa (28/2/2017). '

Ia digelandang ke makodim dengan barang bukti berupa selembar stiker berlogo palu dan arit.

Pada selembar kertas stiker berukuran A3 itu, hanya terdapat tiga logo palu dan arit dengan ukuran sekitar 4x4 centimeter. Tiga logo yang identik dengan lambang komunis itu ditata di sisi atas ujung kiri memanjang ke kanan. Sementara di bagian lainnya, gambar karikatur, tulisan, dan logo dengan ukuran sama memenuhi kertas stiker itu.

Hasil pemeriksaan di ruang Intelkam Kodim 0829, IFK mengaku dirinya hanya menerima pesanan pembuatan stiker dengan desain atau materi yang sudah jadi dari pihak pemesan.

"Sumpah om, saya hanya mencetak saja. Teman saya yang pesan," tutur IFK di hadapan anggota Intelkam Kodim 0829 Bangkalan.

Terendusnya kasus tersebut berawal ketika pihak Kodim 0829 menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan, ada pesanan stiker berlogo palu dan arit di sebuah percetakan di Jalan KH Moh Toha. Diinformasikan pula, stiker itu akan diambil hari ini.

Tiga anggota dipimpin Danunit Intelkam Kodim 0929 Pelda Supriadi menyanggong di kawasan itu selama empat jam. Hingga akhirnya, di masa jam pulang sekolah, IFK datang untuk mengambil selembar stiker itu.

Komandan Kodim 0829 Letkol Inf Sunardi Istanto mengungkapkan, sosialisasi yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di koramil jajaran Komanda Rayon Militer (Koramil) bisa diterima masyarakat.

"Sebelumnya sudah kami sampaikan, apabila masyarakat menemukan gambar partai terlarang, PKI (Partai Komunis Indonesia) di lingkungan sekitar, melapor ke aparat. Baik Polri ataupun TNI," ungkap Sunardi Istanto.

Ia menjelaskan, hasil dari keterangan pihak percetakan mengaku tidak kenal dengan si pemesan gambar tersebut. Pihak percetakan hanya menerima bentuk gambar yang sudah jadi atau siap cetak.

"Pengembangan terkait motif dan sebagainya, biar kepolisian saja. Ini langsung kami serahkan ke Polres Bangkalan," pungkasnya.

Tiga anggota Kodim 0829 lantas mengantar IFK beserta barang bukti selembar kertas stiker dengan tiga logo palu dan arit. IFK yang masih mengenakan seragam sekolah itu diserahkan ke Satuan Intelkam Polres Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved