Breaking News:

Alasan LAPAN Lebih Prioritaskan Satelit Ketimbang Astronot

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) lebih memilih mengembangkan satelit.

TRIBUNJATIM.COM/PIPIN TRI ANJANI
Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin dalam kuliah umum di Ruang Adi Sukadana, Gedung A Lantai 2, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatom.com, Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) lebih memilih mengembangkan satelit.

Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa dana untuk pengembangan satelit antariksa masih minim.

"Rp 2,5 triliun hanya dapat digunakan untuk menyewa satelit selama lima tahun, jika membeli satelit sendiri bisa untuk 15 tahun," papar Thomas Djamaluddin.

Untuk itu, LAPAN lebih memprioritaskan pengembangan satelit dari pada mengembangkan astronot di Indonesia.

"Jika anggaran ada, maka kita dapat mengirimkan astronot tapi untuk sekarang lebih mengutamakan pengembangan satelit," paparnya.

Menurutnya, jika hanya mengembangkan astronot maka rasa bangga hanya terhadap personalnya saja.

Tapi jika mengembangkan satelit maka akan bangga terhadap bangsanya.

"Maka kita akan lebih memfokuskan kepada pengembangan satelit terlebih dahulu," ujarnya.

Hari ini, Jumat (3/3/2017), LAPAN memberikan kuliah umum bagi mahasiswa UNAIR.

Kuliah umum dari LAPAN berlangsung di Ruang Adi Sukadana, Gedung A Lantai 2, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya.

Selain mahasiswa, kuliah umum ini juga diikuti berbagai instansi.

Di antaranya Bappeda Surabaya, Tuban, Gresik, Lamongan, Sidoarjo, PT Pelindo, PT Angkasa Pura, dan Dinas Kelautan.

Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Alga W
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved