Cara-cara yang Dilakukan BNNK Surabaya untuk Edukasi Penyalah Gunaan Narkotika ke Masyarakat

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya mencatat, sebanyak 364 pengguna Narkotika direhabilitasi pada tahun 2016 lalu.

Cara-cara yang Dilakukan BNNK Surabaya untuk Edukasi Penyalah Gunaan Narkotika ke Masyarakat
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
AKBP Suparti, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya mencatat, sebanyak 364 pengguna Narkotika direhabilitasi pada tahun 2016 lalu.

Angka tersebut kemungkinan dapat membesar jika ditambah penyalah gunaan yang belum terdeteksi.

"Angka BNN bisa jadi lebih besar karena banyak yang belum terjaring, belum ketahuan," kata AKBP Suparti, Kamis (6/4/2017).

Untuk menekan angka penyalah gunaan Narkotika, BNNK Surabaya gencar melakukan edukasi pada masyarakat, baik dalam skala kecil maupun besar.

AKBP Suparti mengatakan, bentuk edukasi tersebut berupa penyuluhan hampir setiap hari, bahkan terkadang di dua tempat dalam satu hari.

Mendatangi sekolah, komunitas, hingga menggelar acara di tempat umum telah dilakukan sebagai upaya pencegahan.

AKBP Suparti menjelaskan bahwa ada banyak cara dalam penyampaian materi penyuluhan.

Seperti misalnya, untuk anak-anak jenjang Pendidikan Kanak-kanak misalnya, lewat cerita-cerita sederhana.

Sedang untuk jenjang SD dan SMP, menggunakan permainan yang sudah dimodifikasi sehingga mengandung unsur pendidikan anti narkoba.

Di tingkat SMA dan umum sendiri biasanya langsung pada akibat yang dapat membahayakan penyalah gunaan narkoba.

"Karena kita melakukan penyuluhan tapi tidak boleh memancing rasa ingin tahu mereka untuk memcoba, melainkan hanya bahaya yang ditimbulkan," kata AKBP Suparti.

Penulis: Nurul Aini
Editor: Alga W
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved