Peringatan Hari Bumi, 650 Pelajar di Mojokerto Ikuti Lomba Daur Ulang

Peringatan Hari Bumi di Kabupaten Mojokerto dikemas secara berbeda, yakni dengan melibatkan anak-anak untuk ikut andil melalui mendaur ulang sampah.

Peringatan Hari Bumi, 650 Pelajar di Mojokerto Ikuti Lomba Daur Ulang
TribunJatim/ Rorry Nurmawati
Peringatan Hari Bumi di Kabupaten Mojokerto dikemas dengan perlombaan melilit dan mendaur ulang sampah, dengan dihadiri Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa di GOR Gajah Mada Mojosari, Sabtu (22/4). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Peringatan Hari Bumi di Kabupaten Mojokerto dikemas secara berbeda, yakni dengan melibatkan anak-anak untuk ikut andil melalui mendaur ulang sampah.

Sebanyak 650 pelajar se-Kecamatan Mojosari serentak mengikuti kegiatan ini dengan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa di GOR Gajah Mada Mojosari, Sabtu (22/4).

Dalam kesempatan ini, Mustofa Kamal Pasa, sepakat soal hasil gagasan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Rio De Janeiro, Brazil, pada tahun 1992.

Dimana pembangunan berwawasan lingkungan merupakan usaha meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan usaha meningkatkan kualitas SDM. Di dalamnya ada dua gagasan penting yakni, gagasan kebutuhan (kebutuhan pokok manusia) dan gagasan keterbatasan (pemenuhan kebutuhan baik kini maupun nanti yang ada keterbatasannya),” kata Mustofa kepada TribunJatim.com .

Untuk menciptakan generasi muda berkualitas dan berwawasan lingkungan, sejak tahun 2006 Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah melaksanakan program Adiwiyata.

Baca: Peringati Hari Bumi Sedunia, Kebun Binatang Surabaya Ngadain Acara Seru, ke Sini Yuk!

Tujuannya untuk menciptakan lingkungan sekolah dengan menyerap manfaat langsung keramahan alam, sebagai sarana belajar mengajar. Konsep ini diakui berpengaruh dalam pembentukan kualitas SDM lebih baik.

“Adiwiyata dapat dimaknai sebagai tempat yang baik dalam menyerap ilmu pengetahuan, norma serta etika untuk menuju terciptanya kesejahteraan dan cita-cita pembangunan berkelanjutan. Pada peringatan Hari Bumi 2017 ini, kami mengajak semuanya untuk berpartisipasi menjaga lingkungan, dengan memanfaatkan sampah dan eksplorasi ide pelestarian lingkungan,” jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin, menambahkan jika aksi nyata Peringatan Hari Bumi 2017 yang bertemakan “Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat terhadap Pentingnya Menjaga Lingkungan Hidup dan Pengaruhnya terhadap Iklim”, dikemas dengan lomba lukis poster dan mendaur ulang sampah, yang diikuti 650 siswa tingkat sekolah dasar.

“Ada lomba lukis dan topi daur ulang sampah tingkat sekolah dasar yang diikuti kurang lebih 650 siswa dari SD Mojosari, Seduri, Belahan Tengah, Randubango dan Mojosulur. Peserta merupakan juara dari gelaran pekan seni tingkat SD se-Kecamatan Mojosari tahun 2017,” kata Zainul. (Surya/Rorry Nurmawati)

Penulis: Rorry Nurmawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved