Peringati Hari Bumi, Mahasiswa ITS Surabaya Lakukan Uji Emisi 400 Kendaraan

Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan FTSP ITS Surabaya menggelar Uji Emisi kendaraan roda 4 yang di Fron

Peringati Hari Bumi, Mahasiswa ITS Surabaya Lakukan Uji Emisi 400 Kendaraan
TribunJatim/ Sulvi Sofiana
Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan FTSP ITS Surabaya menggelar Uji Emisi kendaraan roda 4 yang di Frontage Road Sisi Barat Jalan Jendral Ahmad Yani, Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan FTSP ITS Surabaya menggelar Uji Emisi kendaraan roda 4 yang di Frontage Road Sisi Barat Jalan Jendral Ahmad Yani, Surabaya.

Kegiatan uji emisi ini merupakan bagian dari acara berbasis keprofesian Teknik Lingkungan terbesar di Jawa Timur, Environation 17. Dengan bantuan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, para mahasiswa ini akan melakukan uji emisi pada 400 kendaraan

Ardytto Istianto,Project Director Environation 2017 mengungkapkan Uji Emisi merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kualitas udara di Kota Surabaya. Sehingga tetap dalam keadaan baik meskipun kendaraan bermotor di Kota Surabaya semakin bertambah.

“Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk masyarakat umum. Dengan melakukan uji emisi kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah performa mesin kendaraan yang dimiliki dalam keadaan baik atau buruk,” jelas Ardytto Istianto usai pembukaan acara kepada TribunJatim.com, Sabtu (22/4/1017).

Baca: Petunjuk Arah di Terminal Purabaya Baru Minim, Calon Penumpang Bingung Lalu Dishub Lakukan Ini

Apabila mesin kendaraan dalam keadaan buruk, tambahnya, mereka mengimbau kepada pemilik kendaraan agar melakukan perbaikan mesin.

Sehingga pembakaran yang dihasilkan menjadi Iebih sempurna. Kemudian para pengendara yang telah melakukan uji emisi juga akan diberikan benih tanaman mulai dari bibit cabe, bayam dan jambu.

Melalui kegiatan uji emisi ini, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat. Sekaligus menyadarkan masyakarat untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

“Lebih Ianjut, Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Daerah juga diharapkan dapat menyediakan transportasi massal yang aman dan nyaman agar masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi,” tegasnya kepada TribunJatim.com.

Yoshi (28), pekerja swasta mengungkapkan cukup terbantu dengan kegiatan uji emisi yang diadakan mahasiswa pada akhir pekan. Pasalnya selama 3 tahun memiliki mobilnya, ia belum pernah melakukan uji emisi.

“Sebagai agen perubahan,pastinya sangat positif kegiatannya. Merubah persepsi masyarakat juga untuk menjaga lingkungan,” ungkap pengendara Honda Mobilio ini.

Hal serupa diungkapkan Asrul fuad (37), pengendaravyang baru 4 bulan memilili mobil ini merasa baru dengan pengujian emisi. Iapun menerima pemaparan singkat terkait uji emisi dan pengaruh mesin yang performanya kurang bagi lingkungan. (Surya/Sulvi Sofiana)

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved