Breaking News:

Aneh, 5 Tahun Diusut, Berkas Kasus Dugaan Korupsi Rumah Sakit ini Baru Dilimpahkan

Akibat sempat mandeg, pengusutan kasus korupsi ini akhirnya mendapat supervisi langsung dari KPK.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DONI PRASETYO
Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung IRNA RSUD dr Sayidiman Magetan saat digelandang ke Rutan Magetan, Selasa (25/4/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung IRNA RSUD dr Sayidiman Magetan senilai Rp 1,5 miliar akhirnya dibuka dan diproses kembali.

Penanganan kasus ini yang pengusutannya dimulai sejak lima tahun lalu dan sempat mandeg penangannya ini bahkan mendapat supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan Siswanto mengatakan, kasus dugaan korupsi pembangunan gedung IRNA 6 RSUD Magetan dilakukan dengan modus meminjam nama kontraktor, konsultan perencana dan pengawas.

"Jadi nama kontraktor, konsultan perencana dan pengawas hanya dipakai dan dipinjam begitu saja," ujarnya, Selasa (25/4/2017), ditemani Kapolres Magetan AKBP Muslimin dan Andang seorang supervisi dari KPK.

Baca: Lagi Asyik Bermain Usai Outbond, 6 Siswa SMP Magetan Hilang Diterjang Banjir

Untuk sementara, tersangkanya ada lima orang yakni dua PNS dan tiga rekanan. Namun nantinya bisa berkembang saat di persidangan.

"Tentunya sesuai fakta persidangan," jelasnya.

Sementara itu, lima tersangka kemarin datang ke kantor Kejaksaan Negeri Magetan setelah berkasnya dilimpahkan dari Polres Magetan. Masing masing didampingi penasihat hukumnya.

Setelah menjalani pemeriksaan diruang Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Achmad Taufik Hidayat dan diperiksa tim kesehatan, kelima tersangka, yaitu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ningrum Palupi Widiasari dan Pejabat Pengadaan Barang Rohmad, Dirut CV Enggal Daya Prima sebagai Konsultan Perencana proyek Cahyo Renggo Putro warga Desa Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Lalu Dirut CV Jaya sekaligus pengawas proyek Suharti (33) warga Desa Tamanarum Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan dan Titik Mulyatin (35) kontraktor warga Desa/Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dengan menggunakan bus tahanan Kejari Magetan dibawa ke Rutan setempat.

Lima tersangka ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Magetan, sebelum nantinya dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Medaeng, Surabaya untuk menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Surabaya. (Surya/Doni Prasetyo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved