Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya Galang Sumbang Buku Pasca Lihat Kondisi Miris Ini di Desa

Berawal dari keprihatinan karena hal ini, Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya menggelar acara sumbang buku.

Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya Galang Sumbang Buku Pasca Lihat Kondisi Miris Ini di Desa
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIQ
Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya adakan kegiatan sumbang buku, Selasa (25/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berawal dari keprihatinan tentang pendidikan di Desa Ranu Pane, Lumajang, Jawa Timur, Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya menggelar acara sumbang buku.

Ditemui saat acara, Ketua Panitia, Tsaqib Arifudin mengungkapkan, dirinya begitu miris melihat pendidikan di daerah Ranu Pane.

"Kami biasanya setiap tahun ke daerah Ranu Pane untuk wisata, lalu kami melihat ada satu bangunan sekolah kecil, yang digunakan tiga tingkatan sekolah sekaligus," ujar siswa kelas sebelas tersebut.

Ia menjelaskan, bangunan itu kalau pagi digunakan untuk SD, siang untuk SMP, dan sorenya untuk SMA.

Selain itu, fasilitas penunjang pendidikan, seperti buku dan lain-lain dirasa Tsaqib masih kurang.

"Kami berencana akan buatkan perpustakaan di sana," ujar Tsaqib.

Lewat acara yang sekaligas sebagai peringatan Hari Buku ini, para siswa akan menyumbangkan buku.

Setiap sumbangan satu buku akan ditukar dua tiket permainan, alat tulis, atau snack.

"Permainan disini ada game tradisional seperti engklek, bowling, lempar cincin, dan lempar kaleng," tutur Tsaqib.

Game tradisional dipilih agar para murid bisa aktif dan tidak ketergantungan terhadap permainan yang ada di gadget.

Berikut adalah video saat anak-anak bermain engklek:

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved