Breaking News:

Dampak Pembangunan Jembatan Ngadiluwih, Tembok Rumah Warga Retak

Dampak pembangunan jembatan di Desa Bangle Kecamatan Ngadiluwih,Kabupaten Kediri, Jawa Timur mulai dirasakan warga setempat.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/Mohammad Romadoni
Andik (41) menunjukkan foto bangunan rumah sebelum proyek jembatan dimulai. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dampak pembangunan jembatan di Desa Bangle Kecamatan Ngadiluwih,Kabupaten Kediri, Jawa Timur mulai dirasakan warga setempat.

Seperti yang dialami Andik (41) yang bertempat tinggal di ring satu pembangunan mega proyek jembatan tersebut.

Suara bising dari mesin tiang pancang menimbulkan suara gaduh. Tak hanya itu, pemasangan tiang pancang juga menimbulkan guncangan.

Bagaimana tidak jarak antara rumah tinggal Andik dan toko sembakonya itu dengan aktivitas pembangunan jembatan sekitar 200 meter, persis di sebelah kiri pintu masuk proyek.

Tak pelak, gara-gara guncangan itu tembok bangunan toko sembako yang baru saja dibangunnya itu mengalami retak.

"Guncangannya itu sangat terasa sampai sini. Tembok toko sampai retak begini," ujar Andik sembari menunjukkan tembok yang retak kepada Surya (Tribunnews.com Network) , Minggu (14/5/2017).

Dari pantauan di lapangan terlihat tembok toko milik Andik berwarna putih itu mengalami retak sepanjang sekitar satu meter.

Retaknya itu hampir merata dan menimpa dua tembok toko milik Andik.

Baca: Video: Begini Proses Pembuatan Merica Campuran Nasi Aking

Sedangkan, Andik menuturkan sebelum pembangunan jembatan dimulai pihaknya telah melayangkan surat ke Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kediri terkait dampak yang dirasakan warga setempat terhadap pembangunan jemabatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved