VIDEO - Kampus STAIN Kediri Bergolak, Lihat Tingkah Mahasiswa di Depan Dosen

Kampus STAIN Kota Kediri bergolak. Ratusan mahasiswa menggelar unjuk rasa menuntut reformasi kampus di depan kantor Ketua STAIN Kediri, Senin (15/5/20

 TRIBUNJATIM.COM,KEDIRI - Kampus STAIN Kota Kediri bergolak. Ratusan mahasiswa menggelar unjuk rasa menuntut reformasi kampus di depan kantor Ketua STAIN Kediri, Senin (15/5/2017).

Selain menggelar spanduk dan poster berisi tuntutan, mahasiswa juga membakar ban bekas. Kobaran apinya semakin membakar semangat mahasiswa menyampaikan orasinya.

Puncak aksi ini mahasiswa berhasil memaksa Ketua STAIN Kediri Dr Nur Chamid untuk menandatangani petisi tuntutan mahasiswa.

Menurut Ketua Dewan Mahasiswa STAIN Imam Saifudin, aksinya merupakan puncak kekesalan mahasiswa terhadap pengelolaan kampus yang masih carut marut.

Masalahnya, mahasiswa tidak mendapatkan pelayanan yang memadai. Salah satunya jumlah kursi di ruang kuliah ternyata tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa. Akibatnya, mahasiswa yang tidak mendapatkan kursi terpaksa kuliah sambil duduk lesehan.

Kejadian ini merata dialami mahasiswa di hampir semua jurusan. Usulan untuk menambah kursi sejak tahun ajaran baru sampai sekarang belum direalisasi.

Baca: Hotel Majapahit Surabaya Ini Selain Bersejarah, Pernah Ganti Nama Sampai 7 Kali Lho, Kenapa Ya?

"Banyak alasan dan sampai sekarang tidak direalisasi," tandasnya.

Mahasiswa juga risau karena janji Ketua STAIN Kediri untuk alih status menjadi IAIN atau UIN sampai sekarang ternyata belum terwujud.

"Dulu janjinya dua tahun sudah dapat alih status, buktinya sampai sekarang belum berubah," ungkapnya.

Mahasiswa juga kecewa dengan sikap pimpinan yang sering pelesir ke luar negeri. Namun hasil pelesir tidak membawa perubahan dalam pengelolaan kampus dan malah menghabiskan uang negara. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved