Breaking News:

Banyak Pedestrian Rusak, Pemkot Surabaya Pilih Lakukan Cara Sederhana ini

Rusaknya pedestrian ini melengkapi banyaknya jalan rusak di Kota Surabaya.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Satgas Jalan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya melakukan perawatan pedestrian di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (17/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bukan hanya jalan rusak yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Surabaya. Namun banyaknya pedestrian yang rusak juga turut diperhatikan.

Secara rutin pemkot melakukan sejumlah langkah untuk menjaga agar pedestrian tetap nyaman bagi pejalan kaki. Salah satu upaya yang dilakukan dalam perawatan pedestrian yang rusak dan berlubang.

Seperti yang tampak di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (17/5/2017). Sejumlah petugas tampak menambal kondisi pedestrian di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan Mc Donald yang tampak banyak lubang.

"Kami menerima keluhan dari warga melalui pengaduan sapawarga. Katanya pedestrian di sini rusak, dan setelah kami cek memang butuh perbaikan," ucap Koordinator Satgas Jalan Dinas PU Bina Marga Mashar.

Baca: Pemkot Surabaya Gusur dan Bongkar 74 Bangunan Warga di Sekitar Royal Plaza

Setiap turun ke lapangan satgas sudah membawa sejunlah peralatan perbaikan. Khusus untuk pedestrian ini, petugas menambal dengan membuat adonan semen dan tanah berwarna merah.

Yang kemudian dicampur dengan batu coral kecil-kecil sebagai campuran sekaligus pengutan. Adonan itu ditambalkan ke permukaan pedestrian yang berlubang.

"Dicampur dengan kecikil koral itu agar kuat dan awet. Jadi meskipun dilewati orang kuat. Lagipula ini kan mulut gang, sering ada kendaraan lewat, jadi harus diberi penguat," ulas Mashar.

Bersama delapan orang timnya, Mashar setiap hari berkeliling Kota Surabaya. Pasalnya perawatan pedestrian bukan hanya dengan cara menambal.

Baca: VIDEO - Inilah Aksi Satpol PP Surabaya Saat Menggusur 74 Bangunan Warga di Sekitar Royal Plaza

Tapi juga ada yang dengan memasang keramik baru. Seperti yang juga akan dilakukan satgas ini di kawasan Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Darmo.

"Sistemnya kita keliling. Sebelumnya di kantor selalu ada penugasan hari ini tim kemana. Lagipula nggak hanya di ousat kota saja, tapi di empat wilayah lain di Surabaya juga ada tim sendiri," imbuh Mashar.

Ia berpesan pada pejalan kaki untuk menjaga pedestrian. Begitu juga pada pengedara roda dua yang sering melintas di trotoar. Itu adalah salah satu yang membuat pedestrian cepat rusak.

"Pedestrian itu untuk pejalan kaki, bukan untuk roda dua. Marilah kita jaga supaya fasilitas kota tetap terawat," pungkas Mashar. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved