Breaking News:

Aneh, Pengunjung Stagnan, Pertumbuhan Cafe dan Restoran Malah Menjamur

"Masih belum terlihat adanya pertumbuhan kinerja. Bahkan 2 L di bulan Juni ini belum terlihat memberikan sumbangan pertumbuhan,"

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Mujib Anwar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jatim, Tjahjono Haryono, menyebutkan bila di semester I tahun 2017 ini, kinerja industri Food and Baverage (F & B) masih belum menunjukkan pertumbuhan.

Termasuk disaat moment 2 L (Lebaran dan Liburan) yang terjadi di bulan Juni 2017 ini.

"Masih belum terlihat adanya pertumbuhan kinerja. Bahkan 2 L di bulan Juni ini belum terlihat memberikan sumbangan pertumbuhan," kata Tjahjono, Kamis (29/6/2017).

Menurutnya, peningkatan pengunjung pada kafe dan restauran sejak Januari hingga Mei masih stagnan.

Kemudian memasuki bulan puasa, di minggu pertama dan kedua, cenderung turun atau sepi. Baru meningkat di minggu ketiga, itupun di akhir pekan. Baru terlihat peningkatan di minggu keempat.

"Prediksi saya pasca Lebaran, juga masih akan ramai sesuai trend. Tapi realisasinya dalam beberapa hari ini, sementara masih stagnan," ungkap Tjahjono.

Sementara catatan Apkrindo, di semester I ini ada beberapa restauran dan cafe yang tutup. Tapi jumlahnya tidak lebih dari 10.

Sementara untuk yang buka baru, Tjahjono menyebutkan ada peningkatan yang besar. Mencapai 15 hingga 20 persen.

Hal itu karena banyaknya mal baru yang buka sejak awal tahun, dan hingga akhir tahun 2017 mendatang.

Antara lain, Pakuwon Mall di kawasan Surabaya Barat, dan rencana pengembangan Tunjungan Plaza VI yang berada di kawasan tengah kota Surabaya.

"Tapi trend pasar F & B di Jatim, terutama di Surabaya hanya bergeser saja. Tidak bertambah. Kalaupun bertambah, itu ada di segmen kafe atau restauran yang menengah ke bawah, karena bergeser dari segmen atas ke menengah," jelas Tjahjono.

Sutandi Purnomosidi, Direktur Marketing Pakuwon Group, mengatakan, mal Tunjungan Plaza VI ditargetkan akan soft opening di 23 September 2017.

"Saat ini tenant yang masuk sudah 70 persen. Banyak F & B tapi komposisi sekitar 30 persen," jelas Sutandi.

Di Tunjungan Plaza VI, akan ada areal F & B favorit baik lokal Indonesia maupun asing. Bahkan ada area foodcourt yang cukup luas, menjadi nomor dua setelah Pakuwon Mall. (Surya/Sri Handi Lestari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved