Ratusan Warga Asyik Hajar Maling, Polisi Datang, Ganti Warga Bentrok Dengan Polisi

Ratusan warga mengamuk menghajar dua pencuri alias maling yang tertangkap basah.

Ratusan Warga Asyik Hajar Maling, Polisi Datang, Ganti Warga Bentrok Dengan Polisi
SURYA/SUTONO
Suasana kericuhan yang terjadi saat polisi mencoba mengevakuasi dua maling yang tertangkap basah dan dihajar oleh ratusan warga di Peterongan, Jombang, Selasa (4/7/2017).  

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kericuhan mendadak pecah di Desa Ngrandulor, Kecamatan Peterongan, Jombang, Selasa (4/7/2017).

Ratusan warga mengamuk menghajar dua pencuri alias maling yang tertangkap basah beraksi di siang bolong.

Kericuhan menjadi-jadi karena polisi yang mencoba mengamankan dan mengevakuasi pelaku justru dilawan warga, sehingga saling pukul antara polisi dengan warga tak terelakkan.

Kericuhan bermula dua pencuri spesialis rumahy kosong, masing Deni dan Karnoto (30), kedua warga Banyu Urip, Surabaya, menyatroni rumah Ernawati, di Dusun/Desa Senden, Kecamatan Peterongan.

Dua orang tersebut mencuri di rumah Ernawati dengan cara mencongkel pintu belakang, dan berhasil membawa sebuah televisi, laptop dan uang tunai Rp 1,5 juta.

Baca: Masyaallah, Kecelakaan Selama Arus Mudik dan Balik di Jatim Naik Tajam, Inilah Rincian Datanya

Ernawati yang saat kejadian sedang ke rumah ibunya di desa sebelah, mengatakan, awalnya para tetangga mengira pelaku adalah kerabat korban. Namun Erna menegaskan tidak mengenal pelaku.

Dari situlah korban mengetahui rumahnya disatroni maling. Dia pun segera pulang. Selanjutnya, warga melakukan pengejaran.

Pelaku kabur menggunakan sepeda motor Satriya F ke arah selatan, hingga akhirnya ditangkap warga di Desa Ngrandulor.

"Saat dikejar pelaku sempat melemparkan televisi LED 21 Inci hasil jarahan. Dua pelaku tertangkap di desa tetangga, Desa Ngrandulor," ujar Ernawati kepada Surya.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved