1.790 CJH Kabupaten Mojokerto Ikuti Manasik Haji

Sebanyak 1.790 calon jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengikuti manasik haji di Gedung IPHI Jalan Raya Gayaman, Mojoanyar, Selasa (18/

1.790 CJH Kabupaten Mojokerto Ikuti Manasik Haji
surya/ Rorry Nurmawati
Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi saat menghadiri acara manasik haji di Gedung IPHI Jalan Raya Gayaman, Mojoanyar, Selasa (18/7). 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 1.790 calon jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengikuti manasik haji di Gedung IPHI Jalan Raya Gayaman, Mojoanyar, Selasa (18/7/2017) sebagai persiapan pelaksanaan haji tahun 2017.

Calon jamaah haji yang tergabung dalam dua kloter tersebut tampak semangat mengikuti arahan dari petugas haji. Tidak hanya itu, manasik haji ini juga dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto Pungkasiadi.

Bimbingan manasik haji tersebut merupakan salah satu persiapan penting bagi calon haji. Karena dengan manasik, para calon jamaah haji dapat mengetahui sekaligus mempraktekkan tata cara ibadah haji, sehingga rukun dan syarat sahnya ibadah haji dapat dilakukan dengan baik dan benar.

Bimbingan manasik haji ini merupakan kunci penyelenggaraan ibadah haji yang juga ikut menentukan kemabruran haji seseorang.

Sementara itu, dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur, sebelum diberangkatkan tanggal 24 Agustus ada 1.790 calon jamaah haji yang telah terdaftar hingga saat ini.

Oleh karena itu dalam kesempatan manasik haji ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menambah pengetahuan dan wawasan

"Kuota CJH Kabupaten Mojokerto untuk tahun 2017 adalah 1790 orang, angka ini lebih besar dibanding tahun lalu. Hal ini patut kita syukuri, mengingat panjangnya daftar antrian. Saya juga berharap agar semua pihak/instansi terkait lebih optimal dalam persiapan. Kita berdoa agar semuanya lancar, dari pemberangkatan tanggal 24 Agustus nanti hingga kepulangan para jamaah," kata Pungkasiadi.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Mojokerto Barnoto, menambahkan jika selain manasik haji (bimbingan massal) yang dilangsungkan selama dua hari, juga dilaksanakan bimbingan secara kelompok di kecamatan-kecamatan. Bimbingan secara kelompok di kecamatan masing-masing sudah tuntas sebanyak enam kali.

Baca: Ayu Ting Ting Dibilang Plagiat Fashion Nagita Slavina, Omongan Ivan Gunawan Malah Menohok Banget!

"Jadi secara keseluruhan ada delapan kali bimbingan (kelompok maupun massal),” katanya.

Bagi CJH sendiri lanjut Barnoto, melakukan manasik haji dapat memberi manfaat, sebab didalamnya terdapat petunjuk dan penjelasan cara mengerjakan dan sebagai tuntunan hal-hal yang berhubungan dengan rukun, wajib, dan sunnah haji.

Manasik haji dilakukan untuk dapat memberikan pemahaman kepada setiap calon jamaah, tentang tujuan utama keberangkatan mereka ke tanah suci. Secara lengkap, manasik haji bermanfaat untuk mempermudah pemahaman tentang ibadah haji baik secara teoritis maupun praktis. (Surya/Rorry Nurmawati)

Penulis: Rorry Nurmawati
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved