Dua Tahun Belum Dibangun, Pasar Kolpajung Pamekasan Dipasrahkan ke Investor, Targetnya Ini

Pemkab Pamekasan akan membangun Pasar Kolpajung di Jl Ronggosukowati, Pamekasan.Pembangunan pasar polowijo yang terbakar, Jumat (9/10/2015) lalu, dir

Dua Tahun Belum Dibangun, Pasar Kolpajung Pamekasan Dipasrahkan ke Investor, Targetnya Ini
SURYA/MUCHSIN RASJID
Suasana Pasar Kolpajung, di Jl Ronggo Sukowati, Pamekasan. Nampak sebagian pengunjung ke luar dari dalam pasar, Kamis (20/7/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan akan membangun Pasar Kolpajung di Jl Ronggosukowati, Pamekasan.Pembangunan pasar polowijo yang terbakar, Jumat (9/10/2015) lalu, direncakan berlantai dua, yang dijadwalkan akhir 2017 mendatang.

Besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pasar seluas 2 hektare, diharapkan mampu menampung sekitar 1.200 pedagang. Hanya saja utuk membangun pasar ini, tidak menggunakan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), melainkan dipasrahkan ke pada investor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edy Suprapto, Rabu (19/7/2017), seusai bertemu Komisi II DPRD Pamekasan, mengatakan, saat ini sudah ada tiga investor dari Surabaya, Jakarta dan Solo.

Mereka tertarik untuk membangun pasar di Pamekasan, yang dincar Pasar Kolpajung.

Dikatakan, untuk pembangunan Pasar Kolpajung ini yang membuat master plan-nya pemkab. Tapi pihak investor yang membangun dengan catatan nanti harga kios yang ditawarkan kepada pedagang tidak terlalu besar atau pihak investor dalam mengambil keuntungan jangan terlalu banyak.

“Untuk pembangunan pasar ini kami tentu bukan hanya membuat nota kesepakatan, tapi melalui lelang resmi. Dan kami akan paparan di hadapan Pak Bupati mengenai ketiga investor yang berminat akan membangun Pasar Kolpajung,” kata Bambang Edy Suprapto.

Dikatakan, diharapkan pembangunan Pasar Kolpajung ini sudah bisa dilakukan pada awal 2018 mendatang, karena untuk proses lelang dan nota kesepakatan bisa dilakukan tahun ini. Sehingga pada 2018 nanti langsung bisa digarap.

Ditambahkan, selama pembangunan Pasar Kolpajung ini dikerjakan, karena waktunya diperkirakan selama satu tahun, maka seluruh pedagang di lokasi itu akan direlokasi ke lahan bekas RSUD di Jl Kesehatan, berjarak sekitar 500 meter sebelah selatan Pasar Kolpajung.

Diakui, perioritas utama yang berhak menempati Pasar Kolpajung ini pastinya pedagang yang akan ditawari lebih dulu, apakah minat untuk menempati lahan dengan harga beragam, tergantung besar kecilnya ukuran blok yang diinginkan. Proses pembayarannya menyicil dengan jangka waktu antara 25 tahun – 30 tahun.

Sementara Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Suli Faris, yang ikut pertemuan di ruang Komisi II bersama kadisperindag, mengatakan, ia mendukung pembangunan Pasar Kolpajung menggandeng pihak ketiga yakni investor. Sebab jika mengandalkan dana APBD tidak mungkin, karena anggarannya tidak ada.

DPP PKB Belum Keluarkan Surat Rekomendasi Dukungan Terhadap Gus Ipul, Kiai: Jangan Main-main

“Karena ada investor yang sudah serius untuk membangun Pasar Kolpajung ini, maka kami harap persoalan ini harus dikawal, sehingga paling tidak akhir 2016 nanti, pembangunan Pasar Kolpajung sudah bisa dilakukan,” kata Suli Faris.

Seperti diberitakan, sedikitnya 100 kios di dalam pasar bagian depan sisi selatan, yang terdiri dari pedagang peracangan, konfeksi, pecah belah dan buah-buahan, luluh lantak hangus jadi arang, setelah dilalap si jago merah.

Setelah terbakarnya pasar ini, pemkab berencana untuk membangun kembali pasar ini dengan kondisi yang lebih baik. (Surya/ Muchsin)

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved