Cegah Virus, 19 Burung Ilegal Asal China Dibius Lalu Dibakar, Mulai Lovebird Hingga Nightingale

BBKP akan memusnahkan 19 unggas jenis lovebird, whopi, nightingale atau dikenal sikatan londo di Kantor BBKP Surabaya.

Cegah Virus, 19 Burung Ilegal Asal China Dibius Lalu Dibakar, Mulai Lovebird Hingga Nightingale
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Petugas mengenakan pakaian khusus saat hendak memusnakan 19 burung asal China yang diduga terjangkit virus flu burung di Kantor BBKP Surabaya, Sidoarjo, Jatim, Rabu (30/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) akan memusnahkan 19 unggas jenis lovebird, whopi, nightingale atau dikenal sikatan londo di Kantor BBKP Surabaya, Sidoarjo, Jatim, Rabu (30/8/2017).

Burung ini rencananya akan dibakar menggunakan alat Insinerator.

"Sebelum dibakar, burung akan disuntik bius agar tak sadar. Selanjutnya akan dilakukan pembakaran," jelas Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, M Fauzi usai mengikuti proses pemusnahan burung asal China ini.

Menurut M Fauzi, selain tak memiliki izin resmi baik dari negara asal yakni China dan Indonesia, burung ini juga ditakuti menyebarkan virus flu burung.

( Jelang Laga Arema FC Vs PSM Makassar, Aremania Curvasud Siap kawal The Maczman )

Pemusnahan atau pengembalian unggas ini dikarenakan menurut surat edaran Kepala Badan Karantina Pertanian No 5437/KR.120/K/4/2017 perihal kewaspadaan kasus virus Avian Influenza (AI), unggas dari China dilarang masuk ke Indonesia.

"Ronaldo, pemilik burung dari China diberi pilihan mengembalikan unggas atau dimusnahkan. Maunya dimusnahkan ya kita lakukan secepatnya," ucap M Fauzi.

"Kalau tak cepat dan virus menyebar di Indonesia, bisa membahayakan manusia," lanjutnya.

Menurut pengamatan TribunJatim.com, pemusnahan burung dilakukan oleh dua orang tim medis menggunakan pakaian khusus dan masker.

Halaman
12
Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved