Breaking News:

Pemkab Probolinggo Pantau Perkembangan Harga Pangan Melalui Handphone

Bagian Aministrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo telah meluncurkan aplikasi pusat informasi harga sembako Kabupaten Probolinggo, Kamis (3

surya/Galih Lintartika
Pemkab Probolinggo melaksanakan Launching aplikasi pusat informasi harga sembako Kabupaten Probolinggo, Kamis (31/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Bagian Aministrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo telah meluncurkan aplikasi pusat informasi harga sembako Kabupaten Probolinggo, Kamis (31/8/2017).

Aplikasi ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat (public engagement) dalam dunia pertanian.

Launching aplikasi ini dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS). Aplikasi ini dapat diakses oleh masyarakat luas dengan membuka laman harga pangan.

Aplikasi ini ada, karena tuntutan pelayanan kepada masyarakat yang harus terus meningkat di zaman yang serba modern ini.

Kecanggihan teknologi informasi yang terus berkembang mengharuskan semua pihak dapat memanfaatkannya dengan baik.

Bupati Probolinggo P Tantriana Sari, menjelaskan, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) difokuskan pada desiminasi informasi harga pangan strategis yakni komoditas pangan yang dikonsumsikan masyarakat secara luas dan memiliki bobot kontribusi inflasi yang tinggi.

"Dari pengembangan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) diharapkan nantinya dapat memberikan referensi harga komoditas pangan, agar menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan pangan," ungkap Bupati Tantri.

iframe src="https://www.facebook.com/plugins/post.php?href=https://www.facebook.com/tribunnewsjatim/posts/482080262154672&width=500" width="500" height="596" style="border:none;overflow:hidden" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true">

Kepala Bagian Aministrasi Perekonomian dan SDA Kabupaten Probolinggo Santoso menyampaikan, launching ini bertujuan untuk meningkatkan akses informasi harga pangan yang terpadu kepada para pelaku ekonomi untuk menjaga ekspektasi masyarakat.

"Diperlukan dukungan dalam pencapaian sasaran inflasi dan peningkatan efisiensi perekonomian," pungkasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved