Pilkada Serentak 2018

Gara-gara Aksi ini, Peluang PDIP Usung Ra Momon di Pilkada Bangkalan Sangat Tipis

Ra Momon, Bupati Bangkalan saat ini tampaknya tidak menjadikan PDIP partai utama yang dibidik sebagai kendaraan politik maju lagi periode kedua.

Gara-gara Aksi ini, Peluang PDIP Usung Ra Momon di Pilkada Bangkalan Sangat Tipis
SURYA/AHMAD FAISOL
DPP dan DPD PDIP saat melakukan fit and proper test, Sabtu (2/9/2017) sebagai bagian dari tahapan penjaringan Bacabup dan Bacawabup Bangkalan. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Tahapan penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Bangkalan yang digelar DPC PDIP Kabupaten Bangkalan memasuki tahapan fit and proper test.

Uji kelayakan dan kepatutan itu dilakukan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Sabtu (2/9/2017).

Dari tujuh bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC PDI Perjuangan, hanya RK Moh Makmun Ibnu Fuad (Ra Momon) saja yang tidak menghadiri fit and proper test.

(Tiga Kali Digugat Pra Peradilan, Begini Cara Polres Bangkalan Memenangkannya)

Ra Momon yang juga menjabat sebagai Bupati Bangkalan itu sebelumnya menyatakan akan hadir bersama enam peserta lainnya.

"Kami sudah mengundang Ra Momon dan beliau menyatakan akan hadir. Namun saat hari H, telpon maupun SMS kami tidak direspon," ungkap Juru Bicara Panitia Pendaftaran Cabup dan Cawabup PDIP Abd Hofid, Minggu (3/9/2017).

Ketidakhadiran Ra Momon dalam tahapan fit and proper test DPP PDIP itu diprediksi akan mempersempit arah turunnya rekomendasi.

(Turun dari Bus, Bocah 4 Tahun ini di tinggal Begitu Saja Oleh Ortunya, Baru Sadar Usai 7 Jam)

"Apakah Ra Momon akan didiskualifikasi? Sepenuhnya kami serahkan kepada DPP. Termasuk kepada siapa rekomendasi itu akan turun," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, enam peserta yang hadir yakni lima bacabup dan satu bacawabup. Lima bacabup itu adalah Farid Alfauzi, KH Hasani Zubaer, KH Nasih Aschal, Hasanudin Buhory, dan Bir Aly. Sementara bacawabup yakni H Fatkhurrahman.

Hofid menjelaskan, rekomendasi dari DPP PDIP diperkirakan turun sekitar Oktober.

(Gus Ipul Tantang Khofifah Berani Deklarasi Nyalon Gubernur Jatim Lagi)

Setelah semua tahapan termasuk fit and proper test rampung. Selanjutnya, pemegang rekomendasi akan disekolahkan kepala daerah.

"Karena pada Desember mendatang, tahapan KPU sudah berjalan. Termasuk penetapan calon bupati dan calon wakil bupati," tegasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved