TKDN Kapal Rendah, BPPT Lakukan Kajian Standarisasi

Minimnya komponen kapal dari lokal, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian standarisasi TKDN di perkapalan.

TKDN Kapal Rendah, BPPT Lakukan Kajian Standarisasi
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aulia Fitri Herdiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Minimnya komponen kapal dari lokal, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan kajian standarisasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di perkapalan.

Deputi Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT, Wahyu Widodo menerangkan produksi massal komponen kapal dalam negeri belum dapat dilakukan akibat belum adanya standarisasi TKDN.

"Kami sedang lakukan kajian dan diskusi tentang TKDN ini, supaya ada standar khusus dan bisa diproduksi secara massal. Ini tapi butuh waktu yang cukup lama dan akan terus dilakukan secara bertahap," ucap Wahyu di sela-sela acara Simposium Internasional Kemaritiman, Swiss-Bellin Hotel, Surabaya, Rabu (6/9/2017).

( Pembunuhan Anak Punk Kediri, Korban Dihabisi di Ruko Mangkrak Pasar Grosir Kediri )

Saat ini, TKDN bidang perkapalan masih sekitar 30 hingga 35 persen.

Wahyu menjelaskan target pemerintah untuk TKDN bisa mencapai 60 hingga 70 persen.

"Namun untuk angka segitu butuh waktu lama, sesuai rencana kami bisa tercapai 20 sampai 25 tahun lagi," tambah Wahyu.

Menurutnya, TKDN merupakan tugas bersama yang membutuhkan koordinasi dan sinergi antarkementerian, lembaga, dan Menkomaritim.

"Tentu ini bukan tugas BPPT semata, karena didalam kajian, butuh masukan banyak pihak seperti kemampuan desain dan pemakai kapal," tukasnya mengakhiri.

Penulis: Aulia Fitri Herdiana
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved