Belum Temukan Unsur Pidana Laporan Ibu Menjual Anak di Kediri

Sementara Akson,SH, pengacara yang melaporkan Ny S ke Polresta Kediri menyebutkan pihaknya bakal mengajukan 3 sampai 4 orang saksi baru kepada penyidi

Belum Temukan Unsur Pidana Laporan Ibu Menjual Anak di Kediri
Istimewa
Ilustrasi perkosaan 

TRIBUNJATIM.COM, Kediri - Ny S (50) ibu kandung yang dilaporkan tega menjual AK (16) anaknya sendiri telah ditindaklanjuti. Hasilnya penyidik masih belum temukan unsur pidana perkara tersebut.

"Sejauh ini masih belum ditemukan cukup bukti ibu yang dilaporkan telah menjual anaknya," ungkap AKP Ridwan Sahara, Kasatreskrim Polresta Kediri, Kamis (28/9/2017).

Namun AKP Ridwan Sahara mengaku tidak menutup kemungkinan kasusnya bakal ditindaklanjuti lagi sepanjang ditemukan adanya bukti baru.

"Kalau ada bukti yang baru kami tindaklanjuti lagi," jelasnya.

Ditambahkan, pada perkara ini penyidik masih belum menemukan cukup bukti adanya transaksi orangtua yang menjual anaknya.

Sementara Akson,SH, pengacara yang melaporkan Ny S ke Polresta Kediri menyebutkan pihaknya bakal mengajukan 3 sampai 4 orang saksi baru kepada penyidik.

Para saksi ini terdiri dua orang ketua RT dan tetangga dekat tempat domisili Ny S. Saksi-saksi ini mengetahui keseharian Ny S dalam memperlakukan anaknya.

Selain itu ada ketua RT yang mau bersaksi kalau Ny S telah meminta uang Rp 10 juta dari setiap pelaku persetubuhan dengan AK. Karena permintaan tidak dituruti, akhirnya Ny S melaporkan kasusnya ke Polres Kediri.

 Laporan Akson ini bermula dari hasil putusan PN Kabupaten Kediri yang telah menghukum para pelaku kasus persetubuhan dengan AK.

Dari 5 orang pelaku, telah dijatuhi vonis paling ringan 1 tahun 10 bulan dan vonis tertinggi 6 tahun penjara. Para pelaku rata-rata juga masih di bawah umur.

Ny S tidak terima anaknya telah digilir di rumah salah satu pelaku Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri antara 27 September - 1 Oktober 2016. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved