Tanding Taekwondo Cilik Meriahkan Kejurprov di Kota Kediri

"Selama lima kali kegiatan kejurprov, baru kali ini diikuti sampai 1.500 atlet. Biasanya peserta di bawah 1.000," jelasnya.

Tanding Taekwondo Cilik Meriahkan Kejurprov di Kota Kediri
TRIBUNJATIM.COM/AULIA FITRI HERDIANA
160 taekwondoin melakukan pemanasan 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pertandingan atlet cilik yang berlaga di Kejurprov Taekwondo Jatim paling banyak menarik perhatian. Ribuan penonton memberi tepukan dan aplaus saat kedua atlet berlaga di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Sabtu (7/10/2017).

Para atlet cilik ini rata-rata masih pelajar SD bertanding untuk kelas pra kadet. Panitia memberi kesempatan para atlet cilik ini bertanding untuk mempersiapkan mental bertanding.
Joko Aryanto, Panitia Lokal

Kejurprov Taekwondo Jatim menjelaskan, event kejurprov mempertandingkan tingkat prestasi dan pemula. Pra kadet dan kadet serta senior dan yunior.

"Total ada 1.500 atlet yang bertanding dari 33 pengurus cabang kabupaten dan kota se Jatim," jelasnya.
Sementara Stevanus Sumartono, Ketua Harian Pengprov Taekwondo Jatim menjelaskan, kejurprov kali berlangsung sangat istimewa. Karena untuk pertama kalinya diikuti atlet dalam jumlah terbanyak.

"Selama lima kali kegiatan kejurprov, baru kali ini diikuti sampai 1.500 atlet. Biasanya peserta di bawah 1.000," jelasnya.

Ajang Kejurprov tahun ini sekaligus bakal dijadikan kebangkitan atlet Taekwondo Jatim. "Banyak atlet Jatim yang berprestasi kita tampilkan di Kejurnas," jelasnya.

Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah yang membuka kejurprov berterima kasih karena Kota Kediri dipilih sebagai tuan rumah.

Wawali yang akrab disapa Ning Lik ini menuturkan, melalui kejuaraan ini dapat dijadikan ajang untuk mencari bibit-bibit atlet Taekwondo berprestasi. Diharapkan dapat membawa nama Jawa Timur di kancah nasional.

"Berpacu keraslah untuk menjadi juara. Siapapun juaranya itulah yang akan membawa nama baik Jawa Timur ditingkat Nasional," ujarnya.

Ning Lik menghimbau kepada peserta untuk menjadikan kejuaraan tidak hanya sebagai ajang untuk bertanding, namun juga sebagai ajang untuk silaturahmi dan berbagi ilmu mengenai Taekwondo.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Umum Taekwondo Indonesia Ishaq M Siregar dan Ketua KONI Kota Kediri Heru Marwanto. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved