Bayi dalam Kardus di Bangkalan Gegerkan Warga, di Lengan Kiri Ada Tulisan Arab 'Zainullah'

"Ternyata bayi laki-laki, masih hidup. Di lengan kirinya ada baca'an Zainullah dalam tulisan arab," ungkap Mita Rahmawati

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Ahmad Faisol
Bayi berkelamin laki-laki dengan tulisan Zainul di lengan kirinya ditemukan warga Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Selasa (10/10/2017). Kini bayi tersebut dirawat di Puskesmas Blega sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Propinsi Jatim 

 TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Suara tangisan bayi menarik perhatian Mita Rahmawati (27), warga Kampung Congaban, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 04.00.

Ia beranjak meninggalkan cuciannya untuk mencari sumber suara tangisan.

Karena suasana masih gelap, ia mengambil senter dan menyisir sudut-sudut sekitar perumahan guru, Jalan Raya Lomang Dajah. Beruntung, suara tangisan kedua menuntun cahaya senternya ke sebuah kardus mi instan di sebuah pos kamling.

"Ternyata bayi laki-laki, masih hidup. Di lengan kirinya ada baca'an Zainullah dalam tulisan arab," ungkap Mita Rahmawati di hadapan anggota Polsek Blega.

Keberadaan bayi dalam kardus itu membuat Mita panik. Ia memanggil tetangganya, Romli. Bayi itu lantas dibawa ke rumah Mita sebelum diserahkan ke Puskesmas Blega.

Kapolsek Blega AKP Hartanta mengatakan, dalam kardus mi instan itu ditemukan perlengkapan bayi berupa 4 baju bayi warna merah muda dan kuning, 3 celana bayi berwarna putih dan kuning.

"Kami juga temukan enam buah popok, satu buah pampers, dan dua topi bayi berwarna orange," katanya.

Hingga saat ini, Polsek Blega masih melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan sejumlah tokoh dan masyarakat setempat.

"Usia sekitar tujuh hari," pungkasnya.

Kepala Puskesma Blega Sudiyo mengungkapkan, bayi tersebut dalam kondisi sehat. Kendati demikian, pihaknya langsung memasukkannya ke inkubator.

"SOP (standar operasional) nya seperti itu. Untuk menghindari dan mengurangi resiko terhadap perkembangan kesehatan bayi," ungkap pria yang akrab disapa Yoyok itu kepada Surya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan dan Propinsi Jatim sebagai tindaklanjut atas penemuan bayi tersebut.

"Besok pagi saya antar ke Dinsos Bangkalan dan dilanjutkan ke (dinsos) provinsi. Karena di provinsi, fasilitasnya lengkap," jelasnya.

Yoyok menambahkan, penemuan bayi kali ini merupakan kasus ketiga yang ditangani Puskesmas Blega. Kasus pertama, puskesmas merawat bayi hingga berusia tiga bulan.

"Selanjutnya tetap diambil Dinsos Provinsi. Nantinya, siapa pun bisa mengadopsi. Asalkan memenuhi syarat dan ketentuan yang ada," tandasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved