Breaking News:

Terlantar, Kakek 106 Tahun Dievakuasi Dari Ruko Stadion Brawijaya Kota Kediri

Setiap hari Mbah Wakit tinggal di depan ruko yang kosong di bagian utara stadion. Tidurnya di depan ruko dengan membuat gubuk tenda.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Didik Mashudi
Mbah Wakit saat dipertemukan dengan Sarmini salah satu anak perempuannya. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Petugas Satpol PP Kota Kediri mengevakuasi Mbah Wakit kakek yang mengaku telah berusia 106 tahun. Sejak setahun terakhir Mbah Wakit tinggal seorang diri di depan ruko kosong Stadion Brawijaya.

"Dari hasil pendataan kami Mbah Wakit mengaku lahir pada 6 Juni 1911. Sehingga sekarang telah berusia 106 tahun," ungkap Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri kepada Surya, Selasa (17/10/2017).

Meski telah berusia senja, Mbah Wakit masih terlihat cukup sehat dan mampu berjalan sendiri. Satu keluhannya hanya badannya terasa pegel linu.

Setiap hari Mbah Wakit tinggal di depan ruko yang kosong di bagian utara stadion. Tidurnya di depan ruko dengan membuat gubuk tenda.

Mbah Wakit biasa memakai becak miliknya sebagai sarana transportasi. Di lokasi juga terdapat sejumlah barang miliknya seperti seperangkat meja kursi.

Kisah Mbah Wakit ini diketahui petugas Satpol PP setelah diunggah netizen di sosial media. Petugas kemudian melacak dan menemukan Mbah Wakit bersama becaknya di ruko utara stadion.

Petugas kemudian membawa becak bersama barang-barangnya ke Kantor Satpol PP. Termasuk melacak keluarganya yang ada di Kediri.

Karena pengakuan Mbah Wakit punya anak-anak yang dapat disebutnya satu persatu berikut tempat tinggalnya. Alamat asalnya sendiri di Lingkungan Tirtoudan.

Ada 5 anaknya baik yang tinggal di Kediri dan luar kota.

"Saya tinggal di depan ruko stadion karena tidak ingin merepotkan anak-anak," ungkap Mbah Wakit.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved