Waspada Virus dari Tikus

Kampung Babatan Wiyung Surabaya Dipasangi 30 Perangkap Tikus

"Ini dilanjut lagi, karena ada beberapa warga yang rumahnya belum ada perangkapnya," kata Sigit, Selasa (21/11/2017)

Kampung Babatan Wiyung Surabaya Dipasangi 30 Perangkap Tikus
(Surya/Fatimatuz Zahroh)
Pemasangan perangkap tikus di RT 10 Babatan wiyung, Selasa (21/11/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga Kampung RT 10 RW 3, Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya saat ini masih resah terkait penularan virus Leptospirosis.

Hari ini, ada 30 perangkap tikus yang disebar di penjuru dan rumah-rumah kampung sebagai antisipasi penularan virus.

Perangkap itu dipasang guna mengurangi populasi tikus di kampung mereka dan juga untuk kepentingan pengambilan sampel dari Dinas Kesehatan.

Ketua RT 10, Sigit, mengatakan sebanyak 30 perangkap tikus itu sudah dipasangi sejak malam.

"Ini dilanjut lagi, karena ada beberapa warga yang rumahnya belum ada perangkapnya," kata Sigit, Selasa (21/11/2017)

Menurutnya penularan virus Leptospirosis memang patut dicegah dan diantisipasi secara cerdik oleh warga.

Terutama dengan cara menjaga kebersihan dari tikus yang menularkan virus tersebut melalui urin.

"Perangkat tikusnya kita dapat bantuan dari Dinkes. Lalu dibantu oleh Linmas untuk pemasangannya," katanya.

Yuliati Ningsih, warga RT 10, mengaku belum kebagian alat perangkap tikus.

Siang ini ia meminta ke petugas agar daapat perangkap tikus. "Di kampung kami ya ada tikus banyak. Tapi kalau di rumah ya nggak banyak. Khawatir juga kalau sampai kena tular virus itu," kata Yuli.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved