Waspada Bakteri dari Tikus

Serangan Tikus Mematikan, Warga Surabaya Diminta Tutup Kamar

Jika ada warga yang mengeluh sakit dan panas segera diperiksakan ke dokter atau Puskesmas. . Apalagi diduga ada serangan wabah penyakit

Serangan Tikus Mematikan, Warga Surabaya Diminta Tutup Kamar
Shutterstock
Tikus 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Serangan bakteri leptospirosis yang timbul karena tiku di Wiyung Suranaya, warga diminta waspada. Tidak saja diminta menjaga lingkungan selalu bersih, namun juga diminta selalu menutup kamar.

Sebisa mungkin ruang privat dan kamar tidur itu selalu ditutup untuk menghindari masuknya tikus.

"Hal kecil tapi bisa mengantisipasi serangan tikus," kata Kabid Darurat dan Logistik Linmas Kota Surabaya, Yusuf Masruh, Kamis (23/11/2017).

Linmas saat ini makin rajin turun ke masyarakat untuk mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sehat. Apalagi diduga ada serangan wabah penyakit yang ditimbulkan karena tikus.

Jika ada warga yang mengeluh sakit dan panas segera diperiksakan ke dokter atau Puskesmas. Secepatnya tak perlu menunggu lama agar secara dini bisa terdeteksi dan tertangani.

Sementara itu, dalam penanggulangan pascadugaan serangan leptospirosis yang menimpa warga Babadan, Kecamatan Wiyung, Dinkes Surabaya belum merasa perlu penanganan khusus.

Pihak Dinkes juga belum perlu dilakukan penanggulangan khusus di daerah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rahmanita.

Penanggulangan dugaan wabah penyakit yang telah merenggut korban warga Wiyung itu dilakukan menyeluruh bersamaan dengan datangnya musim hujan.

Pencegahan dan penanganan itu tidak semata berkaitan dengan persoalan tikus.

"Segala penyakit yang muncul dan ditimbulkan karena musim penghujan akan kita tanggulangi," kata Febria.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved