Tanggapi Polemik Pembangunan Gedung Baru yang Bongkar Masjid, DPRD Surabaya Undang Lembaga Keagamaan

Polemik pembangunan Gedung DPRD Surabaya yang membongkar bangunan masjid Assakina tampaknya belum usai

Tanggapi Polemik Pembangunan Gedung Baru yang Bongkar Masjid, DPRD Surabaya Undang Lembaga Keagamaan
SURYA/ANAS MIFTAKHUDIN
Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS) saat melaporkan pembongkaran Masjid As Sakinah di lingkungan cagar budaya Surabaya ke Polda Jatim, Senin (20/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polemik pembangunan Gedung DPRD Surabaya yang membongkar bangunan masjid Assakina tampaknya belum usai, Kamis (23/11/2017).

Polemik ini justru dibawa ke ranah hukum oleh Komunitas Bambu Runcing Surabaya (KBRS) yang tidak terima dengan pembongkaran masjid.

DPRD Kota Surabaya rencananya akan mengundang lembaga keagamaan untuk melakukan koordinasi terkait permasalahan tersebut.

(Komunitas Bambu Runcing Laporkan Risma ke Polda Jatim karena Bongkar Masjid, Pemkot Tanggapai Santai)

Di antara lembaga dan ormas yang diundang adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Dari Pemerintah Kota juga diundang yakni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR).

Ada juga pengembang pemenang pembangunan gedung baru DPRD Surabaya.

Rapat koordinasi masalah pembangunan masjid DPRD tersebut dijadwalkan akan digelar hari ini, Kamis (23/11/2017) pukul 13.00 WIB.

(6 Bintang Manchester United Ini Putuskan Jadi Pelatih usai Pensiun, Begini Nasib Mereka Sekarang)

Penulis: Nurul Aini
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved