Jadi Buronan dan Kabur ke Malaysia, Dokter Bagoes Soetjipto Bebas Melenggang Pakai Paspor Abal-abal

Menurut Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, ternyata dr Bagoes Soetjipto lari ke Cepu terlebih dahulu, lalu berlanjut ke Semarang.

TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT TORIQ
Dokter Bagoes Soetjipto tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (29/11/2017) tepat pada pukul 18.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dokter Bagoes Soetjipto tiba di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu (29/11/2017), tepat pada pukul 18.00 WIB.

Diketahui ia berangkat dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Menurut Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi, ternyata dr Bagoes Soetjipto lari ke Cepu terlebih dahulu, lalu berlanjut ke Semarang.

(Arema FC Isyaratkan Lepas Beny Wahyudi ke Madura United)

"Di Semarang dia bikin paspor dulu, tahun 2010," imbuh Didik, Rabu (29/11/2017).

Usai pegang paspor, lanjut Didik, Bagoes berangkat ke Batam, langsung pergi ke Singapura.

Di Singapura, sempat melamar sebagai dokter, namun ijazah asli dari Indonesia tidak diakui di Singapura, dan lanjut pindah ke Malaysia.

Sempat berada di Kedah Malaysia, ia lalu pindah lagi ke Johor Baru Malaysia.

Halaman
123
Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved