Risma Apresiasi untuk Pahlawan Tak Terlihat di Awarding Surabaya Eco School 2017

Menurut Risma atas kontribusi yang terus-menerus dilakukan untuk Surabaya, mereka layak untuk disebut sebagai pahlawan yang tidak terlihat.

Risma Apresiasi untuk Pahlawan Tak Terlihat di Awarding Surabaya Eco School 2017
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat memberi sambutan dalam Pameran Seni Rupa Yayasan Puspita Kencana, Kamis (7/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mewujudkan kota yang ramah lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerahnya.

Masyarakat juga bisa ikut memberikan kontribusi nyata. Termasuk dari lingkungan sekolah melalui program Surabaya Eco School.

Kontribusi nyata dari pelajar, guru dan kepala sekolah serta komunitas peduli ingkungan di Surabaya dalam upaya penyelamatan lingkungan, mendapatkan apresiasi positif dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut Risma atas kontribusi yang terus-menerus dilakukan untuk Surabaya, mereka layak untuk disebut sebagai pahlawan yang tidak terlihat.

"Saya bangga. Kalian murid-murid, guru dan kepala sekolah yang luar biasa. Kalian terus menerus memberikan perhatian kepada Surabaya. Kalian sudah memberikan kontribusi positif untuk kota ini. Kalian adalah pahlawan yang tidak terlihat,” ujar Risma di acara Awarding Surabaya Eco School 2017 yang digelar di gedung Balai Budaya, Sabtu (9/12/2017).

Menurut Risma, penghargaan tersebut mungkin tidak ada artinya bila sekadar dimaknai dari nilainya. Namun, ada hal yang jauh lebih penting dari penghargaan tersebut. Yakni upaya konsisten untuk ikut menyelamatkan lingkungan.

“Yang terpenting, kita harus terus-menerus melakukan upaya ini. Tidak usah kecil hati atau minder bila dianggap pasukan kuning. Sebab, kalian telah ikut berkontribusi untuk menyelamatkan kota ini,” sambung Risma.

Direktur Surabaya Eco School, Anggrian Permana menyampaikan, Surabaya Eco School merupakan program jangka panjang satu semester yang melibatkan seluruh SD dan SMP di Surabaya. Kegiatannya berpatokan pada lingkungan hidup di sekolah masing-masing.

“Hari ini ending programnya, kami memberikan apresiasi sebanyak mungkin pada sekolah yang sudah konsisten dalam melakukan gerakan lingkungan hidup di sekolahnya,” tegas Anggrian.

Menurut Anggrian, program Surabaya Eco School yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, aktivitasnya di antaranya gerakan massal yang melibatkan seluruh elemen sekolah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved