Ajak Perangi Terorisme, Polda Jatim: Masyarakat Harus Jadi Polisi untuk Dirinya Sendiri

Tiga terduga teroris ditangkap di tiga daerah Jawa Timur dalam sehari. Untuk itu, Polda Jatim ajak warga perangi terorisme.

Ajak Perangi Terorisme, Polda Jatim: Masyarakat Harus Jadi Polisi untuk Dirinya Sendiri
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Penangkapan terduga teroris, polisi berjaga di Jalan Ampel Kembang Nomor 25 Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga terduga teroris ditangkap di tiga daerah Jawa Timur dalam sehari.

Ketiganya yakni Muhammad Abdul Gani yang ditangkap di Surabaya, lalu Kiki Rizky Abdul Kadir yang tertangkap di Malang, dan Paripung Dhani yang diringkus di Sidoarjo, pada Sabtu (1/12/2017) lalu.

Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan ketiga pelaku itu sempat dititipkan di Polda Jatim hingga akhirnya diberangkatkan ke Jakarta melalui Bandara Internasional Juanda pada Sabtu (9/12/2017) sekitar pukul 18.00 WIB.

( Operasi Sikat II Semeru 2017 Telah Diberlakukan, Ini yang Jadi Sasaran Polda Jatim )

"Perlu diketahui, pelaku terduga terorisme memang sudah diidentifikasi cukup lama, serta memiliki sel-sel yang bekerja secara klandestin (kompleks, diam-diam, dan secara rahasia)," ujar Barung, Selasa (12/12/2017).

Ia mengimbuhkan tidak mungkin dilakukan penangkapan kepada seseorang kelompok tertentu misalnya saja terduga terorisme itu bila Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri tidak memiliki bukti yang cukup.

Tiga terduga teroris yang ditangkap juga pernah merencanakan pengeboman kantor polisi di Surabaya pada tahun 2014.

"Kalau ini tidak dilakukan penangkapan, maka perencanaan tersebut akan terjadi dan berakibat ke publik," ujar Barung.

Barung mengungkapkan pihaknya akan terus bekerja, tidak akan berhenti meskipun telah menangkap tiga terduga teroris itu.

"Kami buktikan, bahwa polisi bekerja saat ini dan fakta itu yang ingin kami tunjukkan kepada masyarakat. Monggo (silahkan) membantu kepolisian dengan cara masyarakat menjadi polisi untuk dirinya sendiri," tutupnya.

( Hebohnya Lomba Rias Pengantin dan Fashion Show di Surabaya, Modelnya Pasangan Sidang Isbat Nikah )

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved