Razia BNN Kota Surabaya di Dua Tempat Hiburan Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, AKBP Suparti melakukan razia bersama sejumlah personelnya di dua tempat hiburan malam

Razia BNN Kota Surabaya di Dua Tempat Hiburan Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Sejumlah pengunjung bergantian menjalani tes urine saat razia BNNK Surabaya, Senin (1/1/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, AKBP Suparti melakukan razia bersama sejumlah personelnya di dua tempat hiburan malam, Senin (1/1/2018).

Dua lokasi yang disambanginya adalah tempat Karaoke yang ada di Jalan Pandegiling Surabaya dan tempat hiburan di Tegalsari Surabaya.

Pasca memimpin jalannya razia pada malam pergantian tahun itu, Suparti mengatakan, ada beberapa orang yang positif narkoba.

(BREAKING NEWS - Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Selokan Ngagel Surabaya)

"Sudah ditemukan beberapa orang yang positif di dua tempat, yakni di Galaxy Pool & Karaoke serta Rasa Sayang Blue Fish," tegas Suparti, Senin (1/1/2018).

Mantan Kasubag Humas Polwiltabes Surabaya itu menambahkan, sejumlah orang yang terindikasi positif menggunakan narkotika ada sembilan orang.

Sejumlah pengunjung bergantian menjalani tes urine saat razia BNNK Surabaya, Senin (1/1/2018)
Sejumlah pengunjung bergantian menjalani tes urine saat razia BNNK Surabaya, Senin (1/1/2018) (TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI)

"Sementara ini masih itu, beberapa di antaranya terindikasi menggunakan sabu yang terdapat campuran ekstasi di dalamnya," sambungnya.

Bahkan, pihaknya juga menemukan barang bukti narkotika.

(Duo Manchester Sama-sama Raih Hasil Imbang, Berikut Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-21)

Barang bukti tersebut yakni satu poket sabu yang berada di saku celana seorang pengunjung.

"Iya, tadi ketika digeledah di Rasa Sayang Blue Fish, kami temukan barang bukti sabu itu," tandasnya.

Terkait hal itu, Suparti menyebutkan beberapa orang yang dinyatakan positif tersebut nantinya akan diselidiki lebih lanjut.

"Ya akan kami dalami, apakah mereka memiliki jaringan dengan manajemen terkait narkobanya atau tidak, dan apabila terbukti akan kami proses hukum," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved