Pembunuhan Wanita Bercadar

Wanita Bercadar Mati Misterius di Halaman Masjid Desa Menang Kabupaten Kediri

Kematian wanita paruh baya ini masih misterius. Belum diketahui identitas dari wanita yang bercadar tersebut.

Wanita Bercadar Mati Misterius di Halaman Masjid Desa Menang Kabupaten Kediri
Surya/Mohammad Romadoni
Kondisi jenazah korban bercadar tergeletak di halaman masjid. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sesosok mayat wanita bercadar ditemukan warga di halaman Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018).

Kematian wanita paruh baya ini masih misterius. Belum diketahui identitas dari wanita yang bercadar tersebut.

Bahkan, tidak ada satupun warga setempat yang mengenali korban

Di lokasi kejadian polisi menemukan sepucuk kertas yang bertuliskan "Tolong dirawat sesuai syariat islam, tolong jangan cari tahu siapa saya" seperti kutipan disurat tersebut.

Kapolsek Pagu, AKP Bowo Wicaksono melalui Kasubbag Humas Polres Kediri, Ajun Komisaris Polis (AKP) Mukhlason mengatakan laporan penemuaan mayat segera ditindaklanjuti bersama Tim Inafis Polres Kediri.

Kondisi Tiga Anak yang Sempat Disekap Ibunya di Bululawang Membaik, Romli: Sudah Main Sama Anak Lain

"Belum dapat dipastikan terkait penyebab kematian korban," ujarnya kepada Surya.

Adapun ciri-ciri jasad wanita itu yakni memakai baju cadar berwarna hitam. Kemudian memakai cincin pada jari tengah kanan dan dua cincin di jari tengah dan manis. Korban juga masih mengenakan kalung di lehernya.

Dipaparkannya, kejadian itu berawal ketika saksi mata Saifuin (35) mendengar bunyi keras seperti suara di halaman Masjid.

Dia mendekati arah sumber suara tetapi tidak ada apa-apa.

Setelah menengok ke arah selatan dia melihat sesosok jasad wanita dalam kondisi tertutup kain baju warna hitam tergeletak di halaman masjid.

Pihaknya mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.

"Kami masih mendalami kasus ini dan menunggu hasil visum dan identifikasi," bebernya. (Surya/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved