Breaking News:

Ricuh, Panitia Lombok Marathon 2018 Ditagih Medali dan Kaus, Peserta: Ini Event Terburuk

Lombok Marathon 2018 yang digelar pada Minggu (28/1/2018) tidak berjalan mulus seperti Lombok Marathon tahun sebelumnya.

Editor: Agustina Widyastuti
KOMPAS.com/Fitri Rachmawati
Peserta Lombok Marathon memprotes panitia dalam acara yang digelar, Minggu (28/1/2018). Mereka protes karena panitia tidak memberikan medali dan kaus finisher kepada peserta yang jumlahnya mencapai 5.000 orang. Event ini adalah event kedua sejak Lombok Marathon digelar pertama kali pada 2016. 

TRIBUNJATIM.COM - Lombok Marathon 2018 yang digelar pada Minggu (28/1/2018) tidak berjalan mulus seperti Lombok Marathon tahun sebelumnya.

Kali ini, Lombok Marathon diwarnai protes para peserta.

Peserta dari luar daerah menuding panitia melakukan penipuan.

“Ini tidak benar, ini penipuan ini. Janji panitia untuk memberikan medali pada seluruh finisher tidak bisa mereka penuhi. Ini event terburuk yang saya ikuti. Dua tahun saya mengikuti event  macam ini, baru kali ini saya temukan event paling buruk di Lombok Marathon ini,” ujar Minda Mora Purba, peserta asal Jakarta.

( Peserta Hanya Diberi Konsumsi Air Mineral dan Pisang, Lombok Marathon Dicap Memalukan NTB )

Minda dan sejumlah peserta mengamuk di hadapan Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, Kapolda NTB Brigjen (Pol) Firli, dan pejabat daerah yang hadir dalam acara tersebut.

“Saya sudah keluarkan uang banyak untuk mengikuti event ini, tapi apa yang saya dapatkan? Ini sungguh mengecewakan," ujar Minda yang mengikuti kategori half marathon.

Awalnya, pergelaran tahunan ini berjalan mulus.

Peserta memulai start di Senggigi Squre, Lombok Barat, untuk kategori 10 km dan 42 km afau full marathon.

( Istri Pejabat Pamekasan Dibunuh Sadis, Rambutnya Menempel di Tembok Sekitar Kamar Mandi )

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved