Breaking News:

Kikis Kesan Tempat Prostitusi, Gunung Bolo di Tulungagung Mulai Bersolek

Gunung yang selama ini dikenal sebagai lokalisasi kini bersolek menjadi lokasi wisata.

Penulis: David Yohanes | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DAVID YOHANES
Gunung Bolo di Tulungagung mulai bersolek menjadi tempat wisata, untuk mengikis kesan sebagai tempat prostitusi dan lokalisasi. 

“Kalau angker, mana mungkin para PSK berani beroperasi di sini. Buktinya mereka melayani tamu di area makam,” ucap Agus samsil tertawa.

Diakui guru SMPN 1 Kauman ini, tugas berat Pokdarwis justru mengikis kesan Bolo sebagai lokalisasi liar. Sebab image itu sudah ada sejak puluhan tahun silam.

Diharapkan dengan pengembangan wisata di gunung ini, kesan sebagai lokalisasi pelan-pelan bisa dihilangkan.

Masih menurut Agus, pihaknya sempat melakukan pendataan para PSK di tempat ini. Sebelum ada lokasi wisata jumlah mereka mencapai sekitar 40 orang. Namun setelah menjadi lokasi wisata, jumlah mereka tinggal 22 orang.

Salah satu cara yang ditempuh Pokdarwis adalah dengan memperbanyak lampu menerangan. Dengan kondisi yang terang benderang, diyakini para PSK akan menyinkir dengan sendirinya. Sebab tidak ada lagi tempat gelap yang bisa dimanfaatkan melayani tamu.

“Pelan-pelan mereka pasti akan malu sendiri. Kalau tempatnya terang, mereka pasti enggan beroperasi lagi,” tegas Agus.

Untuk menuju lokasi ini sangat mudah. Akses utama bisa melalui jalan utama Tulungagung-Trenggalek. Sesampai di Dusun Jarakan, Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, ada jalan akses besar ke arah Gunung Bolo.

Kendaraan mobil maupun sepeda motor leluasa keluar masuk. Untuk motor akan dikenakan uang parkir Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. Sementara tiket masuk dewasa Rp 2.000 dan anak-anak Rp 1000.

Saat ini Pokdarwis tengah menata kuliner di tempat ini. Sudah ada sekitar 22 pedagang yang menyakan siap berjualan di Bolo.

“Wisata Bolo kami kerjakan dengan investor yang mau membangun bersama. Sebab tidak mungkin menunggu Pokdarwis dan Pemerintah Desa,” pungkas Agus. (Surya/David Yohanes)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved