Terungkap, Paspor TKI Asal NTT yang Tewas di Malaysia Ternyata Dibuat di Blitar

Adelina adalah TKW asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas dianiaya oleh majikannya di Malaysia.

SURYA/RAHADIAN BAGUS
Jenazah Titik Kateningsih, TKI yang meninggal di Malaysia akibat kecelakaan bus, di rumah duka, Jalan Singoludro RT18/RW5 Desa/Kecamatan Mejayan, Caruban, Kabupaten Madiun, Jumat (27/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kantor Imigrasi Kelas II B Blitar mengakui telah menerbitkan paspor untuk Adelina Misal pada 2013.

Adelina merupakan tenaga kerja wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas diduga dianiaya oleh majikannya di Malaysia.

"Kami memang menerbitkan paspor atas nama Adelia pada 2013. Proses pengurusan paspornya sudah sesuai prosedur," kata Kepala Kanim Kelas II B Blitar, M Akram, Rabu (28/2/2018).

Kanim Kelas II Blitar menerbitkan paspor Adelia pada 12 Juni 2013. Saat mengurus paspor, Adelia sudah melengkapi dokumen yang dibutuhkan mulai kartu tanda penduduk (KTP), akta kelahiran, dan ijazah.

Kini, Penyandang Disabilitas Bisa Urus Paspor Lewat WhatsApp

 Tata Ulang Penempatan, Dinas Pendidikan Akan Guru SMA/SMK Secara Merata

KTP yang digunakan Adelina untuk mengurus paspor dikeluarkan Dispendukcapil NTT. Pada KTP itu nama asli Adelina yakni Adelina Jemira Sau.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari Dispendukcapil NTT untuk mengetahui keaslian KTP Adelina," ujarnya.

Akram menduga Adelina mengurus paspor di Kanim Kelas II B Blitar lewat biro jasa. Sebab, sebelum 2017, pengurusan paspor lewat biro jasa masih diperbolehkan. Adelina mengurus paspor pada 2013.

Masa berlaku paspor selama lima tahun. Jika Adelina berangkat menjadi TKW di Malaysia pada 2015, berarti masa berlaku paspor masih hidup.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved