Breaking News:

Pria di Jember ini Ubah Tong Bekas Jadi Furniture Custom, Omzetnya Menggiurkan

workshopnya yang terletak di sekitar Terminal Pakusari Jember, dipenuhi oleh tong-tong bekas yang sudah tidak terpakai.

Surya/Muhammad Erwin Wicaksono
Produk furniture tong bekas, Drums Custom 

“Awalnya ya coba-coba mas, iseng gitu, truk saya pas jaman kontraktor dl kan banyak, otomatis drum saya kan numpuk mas saat habis ganti oli bingung tongnya mau dibikin apa, biar ga sekedar dibuang, saya coba coba modifikasi mas kok kyknya bagus. Baru banget mas saya memulai ini, bulan 9 tahun kemarin itu, saya posting lewat akun FB saya lalu teman-teman sehobi sepeda motor trail tertarik banyak ngelike akhirnya dari situ saya pasarkan ke beberapa komunitas trail saya desainnya ya merk trail, lha kok laris ya saya teruskan mas hahaha" kenang Yudi sambil tertawa

Aneka mebel yang dikerjakanya berupa meja, kursi, dan juga lemari. Uniknya, sesuai nama belakangnya, semua desain adalah custom. Artinya pembeli bisa memesan sesuai keinginannya. Mulai dari bentuk, warna, termasuk tulisan pada mebel tersebut.

“Kita selama ini yang order umumnya penghobi motor ya, kita buat yang mereka inginkan biasanya sesuai dengan merk kesukaan seperti Husqvarna dan KTM itu sih mas”, jelasnya.

Baca: Astaga, Aktor Reza Rahadian Diduga Alami Kecelakaan, Lihat Detik-detik Dirinya Keluar dari Mobil

Dari dokumentasi orderan yang dikerjakan, ada pembeli yang mencantumkan merk Ferrari, KTM, Harley Davidson, dan Sherku. Ada pula yang memesan khusus dengan desain logo dan tulisan seperti keinginan pembelinya.

“Ya tidak hanya soal trail mas, instansi-instansi banyak yang suka mas, kita pernah menyelesaikan pesanan dari kepolisian, ada dari Samsat Probolinggo, Polda Jatim dan juga dari Polda Jawa Tengah, terakhir pendopo Banyuwangi juga pesan, cafe cafe di Jember, rumah makan di Malang juga pernah pesan. Umumnya yang beli ya berupa seperangkat meja dan kursi. Tapi ya ada juga pembeli yang memesan lemari penyimpanan” imbuhnya.

Menjadikan tong bekas menjadi bernilai dan menawan, diakui Yudi butuh sentuhan tangan terampil. Dari desain, keahlian memotong drum, mengelas, mengecat hingga keahlian sentuhan finishing, yakni memasang busa dan memoles.

Yudi mengklaim produknya tidak kalah dengan produk furniture pabrik, ia menyebut produknya masih langka karena satu-satunya di Jember.

“Pokoknya gak kalah dah sama barang baru dari pabrik besar ini, ini langka boleh saya bilang Satu-satunya di Jember”, kata Yudi sambil tertawa.

Dengan dibantu enam orang pekerja, dalam waktu satu hari Yudi mampu menghasilkan satu hingga tiga set perabot. Bahkan saking banyaknya permintaan, Yudi sampai kewalahan. "Alhamdulillah banyak mas, sampai kewalahan saya, pernah ada yang pesan orang DPR Lumajang, belanja sampai habis 12 juta mas haha" tambah Yudi.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved