Maling di Toko Jam Rizki Kota Malang Bawa Kabur Jam Merk Mahal

Pemilik Toko Jam Rejeki yang ada di Kota Malang, Sunaryanto mengatakan jam yang dibawa lari maling adalah jam merk Alexander Christie, Rolex,

Maling di Toko Jam Rizki Kota Malang Bawa Kabur Jam Merk Mahal
Surya/Benni Indo
Pemilik Toko Jam Rezeki Sunaryanto menunjukkan lemari kaca berisi jam yang dirampok, Selasa (6/3/2018). Kini, lemari jam itu sudah diisi dengan jam lagi. 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemilik Toko Jam Rejeki yang ada di Kota Malang, Sunaryanto mengatakan jam yang dibawa lari maling adalah jam merk Alexander Christie, Rolex, Fossil, Diesel dan sejumlah merk mahal lainnya.

Jam yang dibawa kabur sebagian besar memiliki mesin yang bagus bahkan ada yang memiliki ornamen marmer.

Harganya pun relatif mahal, yakni mulai Rp 800 ribu hingga Rp 3 juta. Jumlah unit jam yang dibawa kabur adalah 150 buah, meralat berita sebelumnya yang menyebutkan ada 50 unit jam.

Seluruhnya adalah jam tangan yang disimpan di lemari kaca sebelah kanan toko.semua merk.

Baca: Maling Bobol Toko Jam Tangan di Kota Malang, Pemilik Rugi Rp 200 juta

Maling mengambil semua jam tangan yang dipajang di sana. Maling berhasil membawa jam setelah mencungkil kunci lemari kaca.

“Selain membawa yang ada di dalam lemari, dus-dusan jam yang saya taruh di belakang juga hilang,”ujar Sunaryanto, Selasa (6/3/2018).

Selain jam tangan, maling juga membawa kabur perlengkapan servis seperti obeng dan baterai. Semua stok baterai yang dimiliki Sunaryo hilang semua.

Sunaryanto mencurigai, maling adalah orang yang mengerti soal kualitas jam. Pasalnya, maling mengerti mana jam yang bagus dan tidak.

Baca: Bejat, Ternyata Buruh Tani di Situbondo Ini Setubuhi Anak Tirinya Sebanyak 6 kali

“Itu yang jam biasa tidak diambil. Jadi yang diambil yang mahal-mahal saja. Mungkin pelaku mau buka toko jam,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Toko Jam Rezeki milik Sunaryanto di Jl Ranu Gratis No 62 dirampok pada Minggu (3/3/2018). Akibat peristiwa itu, Sunaryanto mengalami kerugian senilai Rp 200 juta. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved