Breaking News:

Tolak Relokasi, Pemilik Kios di Jalan Semarang Surabaya Harapkan Bisa Dapat Space Sisa Walau Sedikit

Seorang pemilik kios kaca aluminium di Jalan Semarang, Surabaya, Mustar mengatakan keberatannya sekalipun telah ada relokasi.

Penulis: Nurul Aini | Editor: Alga W
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto kunjungi kios pengrajin di Jalan Semarang, Surabaya, pada Selasa (6/3/2018), yang akan ditertibkan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nurul Aini

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 15 kios pengrajin kaca alumunium di Jalan Semarang sisi timur, Surabaya, terancam ditertibkan.

Selasa (6/3/2018) siang, tim penegak Perda dipimpin langsung Kepala Satpol PP, melakukan sosialisasi kepada pedagang.

Dulu Berseri, Wajah 6 Selebritis Indonesia Ini Berubah Menyeramkan karena Narkoba, No 3 Sangar

Namun para pemilik kios menolak meski Satpol PP mengatakan telah menyiapkan tempat relokasi.

Seorang pemilik kios, Mustar mengatakan keberatannya sekalipun telah ada relokasi.

Terlebih mereka takut di lokasi baru akan kehilangan pelanggan.

"Masih berat, berharap di sini. Kami mencari nafkahnya di sini sudah lama," kata Mustar.

Seperti Ini Isi Rumah Mewah Nia Ramadhani Semenjak Dinikahi Ardi Bakrie, Lihat Kamar Tidur Utamanya!

Seorang pengrajin kaca aluminium di Jalan Semarang, Surabaya, Mustar
Seorang pengrajin kaca aluminium di Jalan Semarang, Surabaya, Mustar (TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI)

5 Sarapan Khas Kolombia, Negara Kelahiran Gabriel Garcia Marquez, Ada yang Mirip Semur Sampai Pepes!

Pedagang mengatakan tidak keberatan jika pemerintah akan melakukan normalisasi.

Mereka hanya meminta space sisa dari normalisasi saluran.

"Kami tidak seberapa menyetujui kalau harus pindah. Seandainya kena sosialisasi normalisasi got, kami minta sisanya saja," kata Mustar.

Kisah Pilu Dylan Sada, Model Indonesia Diduga Alami Kekerasan dari Pacarnya Hingga Rambut Rontok

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved