US-ABC Gelar Surabaya SMEs Go Digital and International sebagai Solusi Akses Pasar Global

US-ASEAN Business Council menggelar kegiatan lokakarya bertajuk 'Surabaya SMEs Go Digital and International'.

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Alga W
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bersama Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM I Wayan Dipta, Konsul Jenderal Konsulat Amerika Serikat di Surabaya Heather Variava, Perwakilan Utama untuk Indonesia US-ASEAN Business Council Desi Indrimayutri, dan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Jawa Timur Moch Rizal, Rabu (7/3/2018). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - US-ASEAN Business Council (US-ABC) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, menggelar kegiatan lokakarya bertajuk 'Surabaya SMEs Go Digital and International' di Grand City Convex, Surabaya, Rabu (7/3/2018).

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UMKM I Wayan Dipta, Konsul Jenderal Konsulat Amerika Serikat di Surabaya Heather Variava, Perwakilan Utama untuk Indonesia US-ASEAN Business Council Desi Indrimayutri, dan Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Jawa Timur Moch Rizal.

Masa Lalu Via Vallen Saat ke Jakarta di Hotel Dikuak Pria Ini dan Disebut Kacang Lupa Kulitnya

"Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah US dengan mendorong UKM kami untuk menjadi UKM yang go-digital melalui kegiatan ini," kata I Wayan Dipta, di sela acara.

Pertumbuhan UKM di Indonesia, menurut Wayan dinilai cukup pesat hingga mencapai 2 persen.

Harapannya, peningkatan ini bukan hanya dari segi jumlah saja, melainkan juga dari segi peningkatan prinsip dari pelaku usaha kecil maupun menengah.

"Harapannya pelaku UKM ini semakin kreatif dan inovatif. Karena pada tahun 2020, e-marketplace sudah mengarah ke go-digital. Nah, cara kami mengawal para UKM untuk go-digital dengan kegiatan workshop seperti ini," papar Wayan.

Kecantikan Alami Putri Marino Mempesona Siapapun, Sosok Ibundanya Tak Kalah Curi Perhatian Netizen

Wayan memaparkan lagi, jika tidak dikawal dari awal untuk menuju go-digital bakal ada tantangan yang dihadapi dari pelaku UKM yakni dari segi standarisasi, sertifikasi, hak cipta, hingga merek.

"Untuk itu, dengan adanya pelatihan seperti ini, nantinya UKM kami bakal melek terhadap ICT. Sekaligus, untuk meningkatkan UKM bisa go-digital dan betul-betul go internasional," paparnya lagi.

Sehingga, ke depannya, tambahnya, market industri tidak lagi dipenuhi produk luar negeri, akan tetapi sudah dipenuhi produk dalam negeri.

5 Fakta Alicia Vikander, Pemeran Lara Croft di Tomb Raider yang Pernah Jadi Robot dan Mahir Ballet

Perwakilan Utama untuk Indonesia US-ASEAN Business Council, Desi Indrimayutri mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan workshop ini dengan tujuan memberikan kesempatan bagi para pelaki UKM di Jawa Timur untuk bisa go-digital.

"Digital tools ini akan mempermudah para pelaku UKM, lebih efisien, dan lebih profitable," katanya di sela acara.

Adapun tujuan dari lokakarya tersebut meliputi bidang peningkatan penjualan dan jangkauan UKM melalui teknologi dan solusi, offline dan online marketing, logistik, ekspor-impor, keuangan, manajemen, dan transaksi/pembayaran digital.

Serta, ada lebih dari 200 peserta dari pelaku usaha kecil dan menengah di Surabaya dan sekitarnya yang mengikuti kegiatan ini.

Cerita Pedangdut Selvi Kitty Usai Bulan Madu di Bali, Segala Cara Dicoba Demi Punya Anak Laki-laki

Sumber: Tribun Jatim
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved