Tiga Anggotanya Ditangkap FBI usai Retas Ratusan Situs, Begini Kata Penasehat Surabaya Black Hat

Intenational Police bersama Polda Metro Jaya telah meringkus dua dari tiga hacker di Surabaya.

Tiga Anggotanya Ditangkap FBI usai Retas Ratusan Situs, Begini Kata Penasehat Surabaya Black Hat
ISTIMEWA
Subdit IV Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya pengungkapan perkara ilegal akses terhadap sistem elektronik milik orang lain yang dilakukan oleh Kelompok Hacker Asal Surabaya. Ketiga tersangka itu berinisial NA, KPS, ATP 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Intenational Police bersama Polda Metro Jaya telah meringkus dua dari tiga hacker di Surabaya.

Penasehat Komunitas Surabaya Black Hat, Rama Zeta mengaku prihatin dengan tiga anggota komunitasnya.

Sebab, pihaknya mengaku telah memperingatkan berulang kali agar tak melanggar sejumlah peraturan yang ada di Indonesia terkait peretasan situs yang telah diatur dalam UU ITE.

(Tak Hanya Retas Ratusan Situs, Anggota Surabaya Black Hat Juga Lakukan Pemerasan)

"Kami, atas nama komunitas turut prihatin atas kejadian ini, namun kembali lagi, dalam komunitas sudah sering diperingatkan tentang bahaya tindakan hacking ilegal yang sudah diatur UU ITE," terang Rama pada TribunJatim.com  melalui pesan singkat di WhatsApp Mesenger, Rabu (14/3/2018) sore.

Ia menambahkan, respons terkait hal tersebut tergantung dari individu masing-masing.

Artinya, komunitas tak ada kaitannya dengan tiga anggotanya yang dirasanya kurang begitu aktif dalam komunitas Surabaya Black Hat.

"Jadi, untuk responsibility-nya (tanggung jawab) kembali ke individu masing-masing, kami selaku komunitas tidak ikut bertanggung jawab," lanjutnya.

(7 Kasus Peretasan Situs yang Pernah Terjadi di Indonesia, Nomor 5 Alasannya Bikin Ngakak!)

Halaman
123
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved