TKI Dihukum Mati

Fakta Pilu di Balik TKI Asal Bangkalan Dieksekusi Mati, Jadi Tukang Cukur di Penjara hingga Pesannya

Seorang pria alami nasib tragis saat menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi.

Fakta Pilu di Balik TKI Asal Bangkalan Dieksekusi Mati, Jadi Tukang Cukur di Penjara hingga Pesannya
SURYA/AHMAD FAISOL
Syaiful Thoriq menunjukkan foto mendiang ayahnya, Mochammad Zaini yang dieksekusi mati atas tuduhan membunuh majikannya, Abdullah bin Umar pada 2004 lalu, Senin (19/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM - Seorang pria alami nasib tragis saat menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi.

TKI asal Bangkalan, Madura dihukum pancung oleh Pemerintahan Arab Saudi.

Mochammad Zaini alias Slamet (47), TKI Arab Saudi asal Desa Kebun, Kecamatan Kamal meninggal usai menjalani eksekusi mati, Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

"Saya mendengar kabar abah telah meninggal tadi malam. Dari keluarga yang ada di Arab Saudi," ungkap putra sulungnya, Syaiful Thoriq kepada Surya di kediamannya, Senin (19/3/2018).

Dilansir dari berbagai sumber artikel Surya.co.id dan TribunJatim.com, berikut beberapa fakta di baliknya.

1. Dituduh membunuh majikannya

Zaini dihukum mati lantaran dituduh membunuh majikannya.

Di Arab Saudi, Zaini bekerja sebagai seorang sopir Pribadi, Abdullah Bin Umar.

Setalah itu, Zaini kembali ke kampung halamannya tahun 2001 dan membangun toko kecil di rumahnya.

Halaman
1234
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved