Usai Dihukum Pancung di Arab Saudi, BNPTKI Santuni Rp 40 Juta untuk Keluarga TKI Zaini

BNPTKI berikan uang duka atas eksekusi mati TKI Arab Saudi Mochammad Zaini (47), asal Desa Kebun, Kecamatan Kamal,bangkalan, Madura

Usai Dihukum Pancung di Arab Saudi, BNPTKI Santuni Rp 40 Juta untuk Keluarga TKI Zaini
Surya/Ahmad Faisol
Lembaga Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Surabaya memberikan santuna kepada kelurga almarhum Mochammad Zaini di Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Senin (19/3/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI) Yusron Wahid memberikan uang duka senilai Rp 40 juta atas eksekusi mati terhadap TKI Arab Saudi Mochammad Zaini (47), asal Desa Kebun, Kecamatan Kamal, bangkalan, Madura.

Santunan itu diberikan melalui Direktur Perlindungan WNI Kementrian Luar Negeri (Kememlu) Lalu Moh Iqbal dan perwakilan Lembaga Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Surabaya di kediaman almarhum, Senin (19/3/2018).

"Bapak Yusron Wahid secara pribadi memberikan santunan senilai Rp 40 juta. Semoga bisa bermanfaat bagi kelurga almarhum," ungkap Iqbal.

Baca: BREAKING NEWS - TKI Asal Bangkalan Dipancung di Arab Saudi, Lalu. . .

Ia menjelaskan, pemerintah sudah berupaya maksimal melakukan pendekatan governement to government untuk menunda eksekusi mati terhadap Zaini.

"Namun keputusan tetap berada di pihak keluarga majikan. Keluarga ahli waris tidak memaafkan. Sehingga eksekusi terus berjalan," tandas Iqbal.

Baca: Polisi Akan Dalami Kasus TKW Nurhayati yang di Tampung di Kota Malang

Zaini menjalani eksekusi mati pada Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

Ia ditangkap polisi Arab Saudi atas tuduhan membunuh majikannya, Abdullah bin Umar pada 2004 silam.(Ahmad Fasisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved