Pilgub Jatim 2018

Nama Puti Guntur Soekarno Kurang Populer, Begini Penjelasan PDI-P

Nama Puti Guntur Soekarno, Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua terpantau kurang populer di sejumlah hasil survei.

Nama Puti Guntur Soekarno Kurang Populer, Begini Penjelasan PDI-P
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Calon Wakil Gubernur Jatim, Puti Guntur Soekarno blusukan ke Pasar Ikan di Jalan Raya Pasar Ikan, Lamongan, Selasa (20/3/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA -- Nama Puti Guntur Soekarno, Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua terpantau kurang populer di sejumlah hasil survei.

Wanita yang akrab disapa Mbak Puti itu masih terpantau kalah bila dibandingkan rivalnya, yakni Calon wakil Gubernur Jatim nomor urut satu, Emil Elistianto Dardak.

Kendati begitu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Dwi Hartono yakin elektabilitas Puti akan terus meningkat jelang Pilkada 2018.

Bambang mengatakan bahwa penetapan Puti sebagai calon wakil gubernur pendamping Syaifullah Yusuf baru tanggal 12 Februari 2018.

(Taaruf dengan Kiai Sepuh di Tuban, Mbak Puti Diharapkan Bisa Teruskan Perjuangan Bung Karno)

Artinya pada Rabu (21/3/2018) ini, baru sekitar satu bulan berjalan.

Dengan fakta demikian, wajar saja elektabilitas Puti masih berada di bawah calon wakil gubernur lawannya, Emir Elistianto Dardak.

"Tapi dalam waktu tiga bulan ke depan, masih cukup bagi pasangan ini (Gus Ipul-Mbak Puti) untuk memperoleh pundi-pundi suara," ujar Bambang di sela konferensi pers hasil survei Charta Politika di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Rabu siang.

Dari 29 kota serta 9 kabupaten di seluruh Provinsi Jawa Timur, lanjut Bambang, Puti belum mengunjungi 13 kota/kabupaten.

Ia yakin akan ada perubahan elektabilitas signifikan jika Puti sudah turun ke daerah tersebut.

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved