ATM Hilang, Uang Milik Warga Lamongan Sebesar Rp 500 Juta Raib

Kesedihan mendalam sampai dirasakan Masfufah (46) warga jalan Lamongrejo 38 Kelurahan Jetis Kecamatan Lamongan, Jawa Timur.

ATM Hilang, Uang Milik Warga Lamongan Sebesar Rp 500 Juta Raib
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kesedihan mendalam sampai dirasakan Masfufah (46) warga jalan Lamongrejo 38 Kelurahan Jetis Kecamatan Lamongan, Jawa Timur.

Uang dalam tabungan dicuri orang melalui transaksi ATM nilainya cukup fantastis sebesar Rp 500 juta.

Pencurian ini nampaknya bukan dengan pola menggunakan skimming, namun murni kemungkinan menggunakan ATM milik korban yang hilang bersama surat berharga lainnya dalam dompet pada 18 September 2017.

Namun uangnya hilang baru diketahui Selasa (27/3/2018) pukul 13.00 WIB tadi di Bank Mandiri Syariah Kcp Lamongan Jalan Panglima sudriman Lamongan.

Baca: Komplotan Pengedar Uang Palsu di Surabaya Diungkap, Jumlahnya Capai 2,5 Miliar

Sebelum mengetahui uang dalam tabungan hilang, korban pada Minggu (17/9 2017) naik kereta api dari Stasiun Jakarta dan tiba di Stasiun Lamongan (Senin 18/9/2017) sekira pukul 09.00 WIB.

Sewaktu tiba di stasiun Lamongan itulah korban baru mengetahui dompet yang berada di dalam tasnya telah hilang.

Hilangnya dipastikan sewaktu dalam perjalanan di dalam kereta api dari Jakarta menuju Lamongan.

Barang berharga dalam dompet dan tas itu diantaranya, uang tunai Rp 5 juta, SIM A, SIM C, ATM BCA, 2 Kartu Kredit BCA, ATM BRI, ATM MANDIRI.

Namun saat itu pelapor langsung memblokir semua rekening ATM yang hilang. Pada Selas (27/3 2018) sekira pkl 10.00 WIB, korban bersama suaminya pergi ke Bank Mandiri Syariah dan mengecek Tabungan Bank Mandiri Syariah nomot rekening 7111202267 atas nama Chalimatus Sadiyah, orang tua korban.

Baca: Pembobolan Uang Nasabah Bank Melalui ATM Masuk Lamongan

Betapa kagetnya korban, ternyata ada transaksi transfer dengan menggunakan ATM hingga mencapai sebesar Rp 500 juta rupiah.

Padahal korban ataupun pemilik rekening tidak merasa melakukan transaksi sebanyak itu.
Korban mencurigai apa yang dialaminya itu akibat kehilangan surat berharga atau ATM saat dalam perjalanan menumpang KA "Buku tabungan Bank Mandiri Syariah milik ibu saat itu memang ikut hilang beserta ATM saya," kata korban di depan penyidik.

ATM korban yang turur hilang itu digunakan oleh pelaku untuk melakukan transfer uang itu.
Korban tidak tahu lagi harus berbuat apa selain melaporkan kejadian ini ke polisi.

"Kejadiannya hampir sama dengan apa yang dialami ibu Singgih. Polisi masih mengembangkan penyelidikan, laporannya juga baru," kata Pjs Subbag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono.(Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved