4 Fakta di Balik Telur Paskah, Sejarah Tradisi Menghias hingga Asal Mulanya

Hari ini, seluruh Umat Kristiani sedang merayakan Hari Paskah atau Minggu Paskah (1/4/2018).

4 Fakta di Balik Telur Paskah, Sejarah Tradisi Menghias hingga Asal Mulanya
Shutterstock
Telur Paskah 

(5 Fakta Ditemukannya Cacing Anisakis dalam Ikan Makarel Kalengan, Mulai Asal Usul hingga Penyebab)

1. Asal Mula

Dikutip dari Wikipedia, telur Paskah berasal dari tradisi kesuburan kaum Indo-Eropa, di mana telur merupakan simbol musim semi.

Pada masa silam, di Persia, orang biasa saling menghadiahkan telur pada saat perayaan musim semi, yang bagi mereka juga menandakan dimulainya tahun yang baru.

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena Hari Paskah memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim semi.

(Sabtu Suci - Hari Terakhir dalam Pekan Suci sebagai Persiapan Perayaan Paskah, Apa Maknanya?)

Tradisi telur Paskah berkembang di antara bangsa-bangsa Eropa Utara dan di Asia.

Tetapi, di Eropa Selatan dan di Amerika Selatan, tradisi telur Paskah tidak pernah menjadi populer.

2. Tidak boleh dimakan saat pra paskah

Telur Paskah
Telur Paskah ()

Telur yang disiapkan untuk paskah sedemikian rupa tidak boleh di makan pada saat pra paskah.

Halaman
1234
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved