Raup Bonus Point Order, Sindikat Driver Taksi Online Bermodus Pesanan Fiktif Gunakan 409 Handphone

Driver taksi online menggunakan aplikasi fiktif berhasil diringkus Polrestabes Surabaya.

Raup Bonus Point Order, Sindikat Driver Taksi Online Bermodus Pesanan Fiktif Gunakan 409 Handphone
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan saat rilis 16 tersangka taksi online fiktif di Mapolrestabes Surabaya, pada Senin (2/4/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Driver taksi online menggunakan aplikasi fiktif berhasil diringkus Polrestabes Surabaya.

Mereka meraup untung dari bonus point melalui order fiktif dari ratusan handphone.

Sebanyak 409 handphone disita Polrestabes Surabaya sebagai barang bukti sarana kejahatan penyalahgunaan data penumpang oleh driver taksi online.

"Mereka mendapat order dan penumpang fiktif seolah-olah mengantarkan dan mendapat point, sehari 16 point dapat Rp 300 ribu. Nanti kita kalkulasi berapa kerugian dari perusahaan tersebut," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Senin (2/4/2018).

(Raup Keuntungan Rp 5 Juta Seminggu, 16 Driver Pengguna Aplikasi Fiktif di Surabaya Diringkus Polisi)

Biaya angkutan tersebut, 80 persen diterima oleh mereka dan 20 persen disetorkan ke perusahaan.

Kemudian perusahaan memberikan bonus dari point yang terkumpul.

"Bonus itu yang diambil," ujar Rudi.

Sindikat driver ojek online ini ditangkap, saat perusahaan melapor adanya penyalahgunaan atau manipulasi penumpang.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved