Usut Penyelewengan Dana Jasmas, Kejari Tanjung Perak Akan Periksa 200 RT di Surabaya

Ratusan RT di Surabaya ketar-ketir dengan diusut tuntasnya dugaan penyelewengan dana hibah jasmas oleh Kejari.

Usut Penyelewengan Dana Jasmas, Kejari Tanjung Perak Akan Periksa 200 RT di Surabaya
patas.id
ilustrasi korupsi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjung Perak Surabaya terus bergerak untuk mengungkap penyidikan dugaan korupsi dana hibah Pemkot Surabaya 2016 yang dikemas dalam Jaring Asiprasi Masyarakat (Jasmas).

Untuk menguak misteri ini, penyidik memanggil sejumlah pejabat Pemkot Surabaya. Panggilan yang dilakukan itu untuk menggali keterangan terkait alur penyaluran Jasmas.

"Penyidik sudah meminta keterangan pada 9 orang dari Pemkot Surabaya. Rata-rata jabatannya adalah Kepala Bagian (Kabag)," tutur Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie SH MH, Rabu (4/4/2018).

Mantan Ketua DPRD Kota Malang Bersitegang dengan Saksi di Pengadilan Tipikor

Menurut Lingga, pemeriksaan terhadap 9 pejabat Pemkot Surabaya itu untuk menguak benang merah dalam kasus ini. Mereka pun dimintai keterangan dengan pertanyaan yang berbeda.

"Jadi orang-orang yang kami mintai keterangan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Tujuannya memverifikasi maupun administrasi tentang penyaluran dana hibah," tandas Lingga.

Selain memeriksa pejabat Pemkot Surabaya, penyidik juga meminta keterangan dari beberapa toko pembelanjaan barang-barang Jasmas.

Di antaranya sound system, kursi, terop dan meja. "Rata-rata toko yang ad berada di Surabaya," lanjut Lingga.

Cashback Hanya Rp 2 juta, Pengusaha ini Malah Tanam Investasi Rp 5,2 Miliar, Astaga Ternyata

Dari keterangan beberapa toko, penyidik menemukan adanya perbedaan harga yang tidak sesuai dengan LPj yang dilaporkan.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved