Aksi KPK di Kota Malang

Anton Ditahan KPK, Handoko Cabut Gugatan ke PKB, Tanggapan Tim Kuasa Hukum Mengejutkan

"Kami tidak berharap apapun dan tidak merasa terganggu dengan gugatan tersebut".

Penulis: Benni Indo | Editor: Mujib Anwar
Tribunnews.com
Wali Kota Malang nonaktif M Anton di ruang lobby gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Selasa (27/3/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Tim Kuasa Hukum Wali Kota Malang non aktif M Anton menegaskan, pencabutan gugatan terhadap Anton oleh Gunadi Handoko, Senin (2/4/2018) tidak terkait dengan kasus hukum yang dihadapi Anton di KPK.

Tim kuasa hukum Anton selaku turut tergugat dan DPC PKB Kota Malang, Hamka dan Syarif Hidayatullah dkk, merasa pencabutan itu ada yang janggal.

Hamka mengatakan, keputusan tim Gunadi Handoko yang mencabut gugatan kepada Anton dan PKB hanya terkait penjaringan calon Wakil Wali Kota Malang saja.

Ia menilai, Gunadi mencabut gugatan tersebut karena merasa legawa dengan proses penjaringan yang dinilai tidak sesuai proses dan mekanisme penjaringan yang tepat.

"Gugatan perkara perdata tersebut sama-sekali tidak ada kaitannya dengan kondisi Anton. Karena Anton hanya turut tergugat atau pihak terkait," kata Hamka, Kamis (5/4/2018).

Mantan Ketua DPRD Kota Malang Bersitegang dengan Saksi di Pengadilan Tipikor

Suap Ketua DPRD Kota Malang, Mantan Kadis PU Kota Malang Divonis 32 Bulan Penjara

Hamka menjelaskan sangat tidak beralasan jika dikemukakan bahwa pencabutan gugatan tersebut didasarkan pada pertimbangan agar Anton dapat fokus menghadapi masalah yang dihadapinya saat ini.

Ditambahkan Syarif Hidayatullah, pencabutan gugatan Gunadi tersebut bisa dikarenakan ketidak siapan pihak Gunadi membuktikan dalil di pengadilan.

"Jadi lebih baik mencabut gugatan daripada kalah dalam perkara ini," ujar Syarif.

Bahkan, kata Syarif, pihak kuasa hukum yang berjumlah tujuh orang tidak mengharapkan sikap apapun dari penggugat, bahkan memandang positif gugatan Gunadi Handoko.

"Kami tidak berharap apapun dan tidak merasa terganggu dengan gugatan tersebut. Kami secara intern pada posisi sangat siap menghadapi gugatan tersebut dengan penuh optimisme," tandasnya.

Usai Gadaikan Mobil Rental Murah Meriah, Pria Surabaya ini Malah Jalan Kaki di Sekitar Kantor Polisi

Siswi SMA yang Buang Bayinya Sendiri Tak Jadi Dihukum, Juga Dibolehkan Lakukan ini

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved