Peringati Hari Kartini, Komunitas Ini Launching Buku Bertajuk Feminisme

Hari Kartini merupakan momentum kebangkitan bagi perempuan, seperti yang dilontarkan oleh komunitas pecandu diskusi.

Peringati Hari Kartini, Komunitas Ini Launching Buku Bertajuk Feminisme
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Komunitas Pecandu Diskusi, seusai mengadakan forum dalam memperingati Hari Kartini di salah satu cafe di Jambangan, Surabaya. Minggu, (22/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hari Kartini merupakan momentum kebangkitan bagi perempuan, seperti yang dilontarkan oleh komunitas pecandu diskusi.

Komunitas yang terbentuk atas dasar passion ini, tepat pada momentum kartini, salah satu dari anggotanya menerbitkan novel bertemakan feminisme.

“Dalam momentum ini, disamping me launching buku, kami dalam komunitas ini ingin mewadahi untuk bisa peduli akan gagasan feminisme,” ujar Zur’ah Budiarti selaku koordinator, yang sekaligus penerbit buku.

Gerakan feminisme ini, lanjut Zur’ah, sangat bagus dilakukan untuk di aplikasikan ke kehidupan, namun bukan untuk menuntut kesetaraan gender, melainkan bagaimana perempuan bisa menempatkan dirinya.

“Sebenarnya yang dicari itu bagaimana perempuan bisa menempatkan ruang yang diberikan sehingga bisa tegas dalam berprinsip, saya kira yang terpenting perempuan harus sadar itu,” tambahnya.

Ia menambahkan sosok perempuan di era millennial ini sering terjerat body shammiing artinya penilaian fisik jadi prioritas.

“Jadi bagaimana perempuan harus punya prinsip, dan identitas perempuan ada di dalam dirinya sendiri,” tambahnya.

Wanita 23 tahun ini berharap, generasi selanjutnya bisa mempunyai prinsip dalam menentukan sesuatu tanpa adanya objektifikasi.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved