Hampir 20 Ribu Pendaftar SPAN PTKIN Gagal Masuk UINSA

Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perjuangan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) di UINSA sangat ketat. Hampir 20 ribu yang terlempar.

Hampir 20 Ribu Pendaftar SPAN PTKIN Gagal Masuk UINSA
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMANINGRUM
Rektor UINSA Prof Abd A'la 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perjuangan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) telah diumumkan di laman www.span-ptkin.ac.id, Selasa (1/5/2018).

Di Surabaya, sebanyak 19.752 orang atau hampir 20 ribu pendaftar dipastikan gagal masuk Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).

Wakil rektor UINSA Syamsul Huda mengatakan, banyaknya pendaftar yang tidak diterima tersebut, karena UINSA hanya menerima 1.548 pendaftar pada jalur SPAN PTKIN.

"Sementara jumlah pendaftar totalnya mencapai 21.300 orang," ujarnya.

Dari banyaknya pendaftar, mereka memilih 24 Prodi keagamaan yang ada di UINSA.

"Tapi paling banyak peminatnya adalah prodi Ekonomi Syariah," jelasnya.

Berdasarkan data website SPAN PTKIN, urutan kedua prodi yang paling banyak diminati yaitu Pendidikan Agama Islam. Dan disusul Bimbingan dan konseling islam.

Syamsul mengungkapkan kriteria seleksi SPAN PTKIN memiliki tingkat seleksi ketat, seperti adanya penilaian dari sisi akademik nilai rapor rata-rata 80 dan prestasi non-akademik.

Menurutnya, ketatnya persaingan terindikasi dari perbandingan jumlah peminat serta kuota yang tersedia.

Humas UINSA Alful Laila menambahkan, bagi siswa yang belum diterima di jalur SPAN PTKIN, lanjut dia, bisa mendaftar di jalur Ujian Masuk (UM) PTKIN yang dibuka hingga tanggal 8 Mei 2018.

"Juga ada jalur mandiri yang juga membuka pendaftaran untuk prodi keagamaan. Kuotanya menyesuaikan jumlah mahasiswa yang daftar ulang di jalur masuk lainnya," tegasnya. (Surya/Sulvi)

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved