Tidak Hanya Menjadi Rokok, Di Tangan Peneliti Unej Ini Tembakau Bisa jadi. . .

Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember menyambut gembira langkah nyata KeRis AgriEcon soal peluncuruan buku Agribisnis Tembakau,

Tidak Hanya Menjadi Rokok, Di Tangan Peneliti Unej Ini Tembakau Bisa jadi. . .
(surya/Erwin Wicaksono)
Suasana peluncuran buku Agribisnis Tembakau, yang dihadiri rektor Unej, Moh Hasan (tengah) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Selama ini tembakau dikenal hanya dapat digunakan sebagai rokok dan cerutu, nyatanya dari tembakau sendiri banyak manfaat yang bisa diperoleh

Mulai dari obat luka bagi penderita diabetes, soft candy sebagai pengganti rokok, bahan penghilang jamur pada perabot kayu, asap cair organik, bahan parfum, hingga potensi tembakau sebagai bahan obat HIV/AIDS.

Beraneka ragam manfaat tembakau ini direpresentasikan dalam buku berjudul "Agribisnis Tembakau" yang disunting oleh para peneliti Universitas Jember yang tergabung dalam Kelompok Riset (KeRis) AgriEcon.

Buku Agribisnis Tembakau diluncurkan pada hari Senin (30/4/2018) di aula Fakultas Pertanian Universitas Jember, yang sekaligus menandai perkenalan KeRis AgriEcon, dalam acara bertajuk "Diskusi Terpumpun, Membuka Ruang Inovasi dan Bisnis Untuk Kemajuan Industri".

Baca: Kunjungi Kediri, Gus Ipul Ajak Pendukungnya Tidak Menggunakan Program Pemerintah untuk Kampanye

Prof. Rudi Wibowo, selaku ketua KeRis AgriEcon, dirinya bersama kolega di AgriEcon fokus untuk mendalami penelitian dan pengembangan di bidang ilmu ekonomi pertanian dan agribisnis.

Pengembangan itu meliputi, memperluas jejaring dengan pelaku agribisnis, penerbitan jurnal ilmiah dan buku, serta melakukan inovasi pembelajaran agribisnis dalam bentuk media, modul, dan diktat perkuliahan.

“Untuk kali pertama kami sengaja memilih tembakau sebagai kajian utama, mengingat keberadaan tembakau saat ini menjadi kontroversi. Harapannya buku yang memuat pemikiran para peneliti dan mahasiswa ini dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat, bahwa tembakau tidak hanya untuk rokok dan cerutu saja,” tutur guru besar bidang Sosial Ekonomi Pertanian ini.

Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember menyambut gembira langkah nyata KeRis AgriEcon soal peluncuruan buku Agribisnis Tembakau, apalagi melibatkan banyak peneliti muda dan mahasiswa.

Baca: Kunjungi Desa Sendi Mojokerto, Emil Komitmen Lestarikan Desa Adat

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved